BPBD KOTA SUKABUMI MENGGELAR SOSIALISASI PENGURANGAN RISIKO BAHAYA KEBAKARAN

Reporter : RIKSAN SATYAPRAWIRA

Redaktur : ENDANG SUMARDI

Meningkatnya bencana kebakaran di Kota Sukabumi, membuat BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi menggelar sosialisasi pengurangan risiko bahaya kebakaran, tepatnya pada hari Senin, 23 April 2018, di Hotel Balcony Kota Sukabumi. Sosialisasi tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M. Sedangkan yang bertindak sebagai nara sumber, yakni Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Kota Sukabumi, Hendar Iskandarsyah, S.IP., dan perwakilan dari P.T. PLN APJ Sukabumi.

Dalam sambutannya Asisten Pemerintahan Setda Kota Sukabumi mengatakan, bahwa sistem keamanan lingkungan dengan fasilitas Pos Ronda yang memadai harus dibangkitkan dan ditingkatkan, untuk mengurangi risiko bencana, serta perlu dilengkapi dengan alat-alat pencegahan dan penanganan bencana.

Sementara Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Drs. Asep Suhendrawan menjelaskan, berdasarkan data yang ada di  BPBD Kota Sukabumi, kasus kebakaran di Kota Sukabumi menunjukkan peningkatan. Antara lain pada tahun 2016 sebanyak 23 kali kejadian, pada tahun 2017 mengalami peningkatan menjadi 25 kali kejadian, dan pada tahun 2018 hingga bulan Maret 2018 sudah terjadi 8 kali kejadian. Dijelaskan pula, dari data tersebut, Kecamatan Cikole tercatat sebagai wilayah yang paling banyak dilanda kasus kebakaran. Untuk itu. dalam sosialisasi ini, BPBD Kota Sukabumi mengundang para Ketua RW dan RT se Kecamatan Cikole, para Pengelola Gedung Bangunan, para Pelaku Usaha dan Perbankan di wilayah Kecamatan Cikole.

Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi juga menjelaskan, sebanyak 70 persen kasus kebakaran yang terjadi di Kota Sukabumi akibat korsleting listrik. Diharapkannya, melalui sosialisasi ini, warga masyarakat bisa mengerti tentang potensi bencana sekaligus melakukan langkah-langkah yang tepat pada saat bencana terjadi. Karena berdasarkan data statistic, sebanyak 35 persen orang yang selamat dari bencana, sebab mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan.

Dalam pada itu nara sumber Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Kota Sukabumi, Hendar Iskandarsyah, S.IP., menjelaskan tentang aspek keselamatan terhadap kebakaran pada bangunan gedung, serta pentingnya setiap pemilik rumah untuk memeriksa dan mengganti instalasi kabel listrik dalam rumahnya secara berkala, termasuk mengenai kajian proteksi kebakaran yang wajib dimiliki saat seseorang mengajukan izin mendirikan bangunan.

Sedangkan nara sumber perwakilan P.T. PLN APJ Sukabumi, menghimbau warga masyarakat, agar lebih berhati-hati dalam beraktifitas didekat jaringan listrik, serta jangan memasang dan mendirikan antena televisi dekat dengan kabel jaringan listrik, karena bisa menimbulkan bahaya tersengat listrik.

Sosialisasi tersebut diakhiri dengan simulasi pemadaman api menggunakan alat pemadam api ringan. Karena meskipun alat pemadam api ringan senantiasa tersedia, namun cara menggunakannya masih belum banyak yang mengerti. Sosialisasi ini juga dijadwalkan akan digelar pada 24 April 2018, di Kecamatan Citamiang.