DINAS SOSIAL KOTA SUKABUMI AKAN MEMBENTUK SATGAS KHUSUS UNTUK MENERTIBKAN GEPENG DI KOTA SUKABUMI

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Dinas Sosial Kota Sukabumi, menurut rencana akan membentuk Satgas (Satuan Tugas) khusus untuk menertibkan Gepeng (Gelandangan dan Pengemis) yang berkeliaran di wilayah Kota Sukabumi. Seperti dikatakan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Sukabumi, Drs. Aang Zaenudin, M.Pd., Satgas tersebut berjumlah 10 orang, dari Tim Tagana (Taruna Siaga Bencana) Kota Sukabumi Senior dan sudah berpengalaman.

Dijelaskannya, rencana pembentukan Satgas tersebut, saat ini masih dalam tahap proses persiapan dan pelatihan serta penyediaan sejumlah sarana dan fasilitas yang dibutuhkan, seperti baju seragam dan peralatan penertiban. Dijelaskan pula, dalam melakukan penertiban terhadap Gepeng di wilayah Kota Sukabumi, Satgas tersebut akan bekerja sama dengan Polres Sukabumi Kota dan Sat Pol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, sebagai salah satu upaya untuk menciptakan wilayah Kota Sukabumi bebas dari Gepeng.

Lebih jauh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Sukabumi menjelaskan, apabila Satgas tersebut sudah dibentuk, akan dilaunching oleh Walikota Sukabumi. Adapun untuk teknisnya, Satgas tersebut akan mobile setiap hari, untuk menertibkan Gepeng di sejumlah ruas jalan di Kota Sukabumi. Dikatakannya, Satgas tersebut menurut rencana akan mulai bertugas pada akhir bulan Mei 2018 mendatang untuk tahap pertama, dan setiap satu orang anggota Satgas tersebut bertanggung jawab sekitar 100 meter di setiap titik penertiban.

Selain itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Sukabumi mengharapkan, dengan dibentuknya Satgas tersebut, dalam setiap tahunnya satu ruas jalan di Kota Sukabumi ditargetkan bebas dari Gepeng. Dengan demikian, ke depannya Kota Sukabumi akan benar-benar bebas dari Gepeng. Ditandaskannya, bedasarkan hasil pemantauan di lapangan, banyak pengemis yang melakukan aksinya bukan dikarenakan oleh faktor ekonomi, tapi dijadikan salah satu profesi pekerjaan. Oleh karenanya, kendati sudah ditertibkan, para pengemis tersebut masih terus melakukan aktivitasnya. Bahkan bedasarkan hasil pemantauan di lapangan, ada pengemis yang sudah memiliki empat kontrakan.

Disamping itu, dalam rangka menjelang Bulan Suci Ramadhan Tahun 1439 Hijriyah, Dinas Sosial Kota Sukabumi bekerja sama dengan Polres Sukabumi Kota dan Sat Pol PP Kota Sukabumi, akan melakukan penertiban terhadap setiap Gepeng yang berkeliaran di wilayah Kota Sukabumi, tepatnya sekitar satu minggu sebelum Bulan Suci Ramadhan Tahun 1439 Hijriyah. Ditandaskannya, para Gepeng yang terjaring dalam penertiban tersebut, akan dibina dan diberi pelatihan berwirausaha, supaya para Gepeng tersebut bisa hidup mandiri.