KEBIJAKAN MENERAPKAN OTDA MENJADI PILIHAN YANG SANGAT TEPAT DAN RASIONAL

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menandaskan, kebijakan menerapkan Otda (Otonomi Daerah) terutamana untuk kabupaten dan kota, menjadi pilihan yang sangat tepat dan rasional. Apalagi pada saat ini, Negara Republik Indonesia yang jumlah pendudukunya sudah mencapai 260 juta jiwa, serta dibagi dalam 34 provinsi, 415 kabupaten dan 93 kota. Karena dari ratusan pemerintahan daerah tersebut, tentu memiliki potensi daerah, karakteristik dan sumber daya yang berbeda-beda.

Oleh karenanya,  implementasi Otda mutlak harus dibarengi dengan kreatifitas dan kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Sebab ketidakmampuan pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya, tentu akan membebani anggaran negara serta akan semakin jauh dari tujuan utama Otda, khususnya dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Penandasan Wali Kota Sukabumi tersebut, disampaikan dalam sambutan pada Upacara Peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) Otda, yang dirangkai dengan peringatan HUT Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), Linmas (Perlindungan Masyarakat) dan Damkar (Pemadam Kebakaran) Tahun 2018 Tingkat Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 27 April 2018, di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi.

Selanjutnya ditandaskan, selama kurun waktu 22 tahun, implementasi Otda di Indonesia, banyak pakar pemerintahan dan Otda yang merasa pesimis terhadap keberhasilan Otda. Hal tersebut ditandai dengan tidak meningkatnya sektor pelayanan publik dan masih banyak ditemukannya kasus-kasus korupsi di pemerintahan daerah. Namun bagi Wali Kota Sukabumi merasa optimis, bahwa Otda merupakan pilihan yang terbaik. Karena lokus pelayanan publik akan menjadi lebih dekat dengan masyarakat.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, unsur FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, Ketua TP PKK Kota Sukabumi, para Asisten Daerah Setda Kota Sukabumi, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), para Camat dan Lurah, para Tokoh Masyarakat, Pimpinan Organisasi Wanita dan Pemuda, serta para tamu undangan lainnya.

Usai upacara, dilanjutkan pemusnahan barang bukti sebanyak 219 botol Miras (Minuman Keras) berbagai jenis dan merk, hasil Oprasi Praja Wibawa Tahun 2018, oleh Walikota Sukabumi, Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, unsur FKPD Kota Sukabumi, serta Kepala dan Anggota Satpol PP Kota Sukabumi.