SELURUH JAJARAN PEMADAM KEBAKARAN AGAR MELAKUKAN GERAKAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., meminta kepada seluruh jajaran Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi dan segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal melakukan Gerakan Penanggulangan Kebakaran, melalui tindakan yang mengedepankan sikap preventif atau pencegahan, dari pada responsif kebakaran.

Dijelaskannya, Petugas Pemadam Kebakaran yang dulu dikenal dengan sebutan Brandweer, sejak tahun 1919 telah memberi pelayanan pencegahan, pemadaman kebakaran dan penyelamatan terhadap korban kebakaran serta bencana lainnya. Dijelaskan pula, melalui Peringatan Hari Pemadam Kebakaran tepatnya yang jatuh pada tanggal 1 Maret, semua pihak dapat mengenang kisah perjuangan dan pengorbanan Petugas Pemadam Kebakaran dalam melakukan perlawanan terhadap kobaran api, baik di pemukiman penduduk, bangunan gedung publik dn pabrik industri, maupun pasar dan hutan.

Selain itu, semua pihak juga dapat mengenang upaya Pemadam Kebakaran dalam melakukan penyelamatan jiwa serta harta benda warga masyarakat, baik pada waktu kejadian kebakaran maupun bencana lainnya. Untuk itu, Peringatan Hari Pemadam Kebakaran yang dilaksanakan setiap tahun, sebagai salah satu bentuk penghargaan terhadap Perjuangan Para Petugas Pemadam  Kebakaran dalam menjalankan tugasnya.

Adapun Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) Pemadam Kebakaran, dikenal dengan Panca Dharma. Yakni satu Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran, dua Pemadaman Kebakaran, tiga Penyelamatan, empat Pemberdayaan Masyarakat, lima Penanganan Kebakaran Bahan Berbahaya dan Beracun. Disamping tugas pokok tersebut, Petugas Pemadam Kebakaran juga wajib siaga 24 jam, serta tidak rnengenal hari libur dan siap memadamkan kebakaran, dengan motto Pantang Pulang Sebelum Api Padam, Walaupun Nyawa Taruhannya.

Wali Kota Sukabumi mengatakan, semua pihak harus melihat sosok Petugas Pemadam Kebakaran bekerja dengan siap siaga hadir dalam melakukan penyelamatan jiwa, melakukan tugas yang penuh resiko dan ancaman terhadap jiwa, serta memberi pelayanan pemadaman kebakaran dan penyelamatan kepada warga masyarakat. Sebab mernadamkan api besar dan penyelamatan, tidak bisa dilakukan oleh semua orang, yakni hanya Petugas Pemadam Kebakaran yang mempunyal kompetensi dalam melakukan pemadaman kebakaran dan penyelamatan. Untuk itu, para Petugas Pemadam Kebakaran dituntut untuk selalu meningkatkan kapasitas dan profesionalitas, melalui pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan.