STOK GAS LPG DI KOTA DAN KABUPATEN SUKABUMI DIPASTIKAN AMAN

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Seperti ditandaskan Ketua Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas) Sukabumi, Yudha Sukmagara, selama Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1439 Hijriyah, stok Gas LPG di Kota dan Kabupaten Sukabumi, baik Gas LPG Subsidi maupun Gas LPG Non Subsidi dipastikan aman serta memenuhi kebutuhan warga masyarakat. Selain itu, Ketua Hiswanamigas Sukabumi juga menandaskan, bahwa Gas LPG di Kota dan Kabupaten Sukabumi khususnya Gas LPG 3 Kilogram tidak akan mengalami kekurangan atau kelangkaan, kendati permintaan pasar pada Bulan Suci Ramadan Tahun 1439 Hijriyah mengalami peningkatan.

Ditandaskan pula, untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan atau kelangkaan Gas LPG di Kota Sukabumi khususnya Gas LPG 3 Kilogram pada Bulan Suci Ramadhan, pihak Hiswanamigas Sukabumi melakukan penambahan stok Gas LPG untuk Kota Sukabumi sebanyak 28 ribu tabung, dari kebutuhan per bulan 350 ribu tabung, dan stok Gas LPG tersebut akan ditambah kembali pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri, karena jumlah pemakaian Gas LPG tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Ketua Hiswana Migas Sukabumi menjelaskan, penambahan stok Gas LPG tersebut, disesuaikan dengan permintaan Agen Gas LPG. Dengan demikian, dari sisi kuota harian dan selama Bulan Suci Ramadhan tidak akan mengalami kekurangan atau kelangkaan. Dijelaskan pula, hingga saat ini di Kota dan Kabupaten Sukabumi tidak pernah terjadi kekurangan atau kelangkaan Gas LPG, adapun yang terjadi yakni adanya keterlambatan pendistribusian Gas LPG, akibat terjadinya kemacetan di sejumlah ruas jalan.

Disamping itu, Ketua Hiswana Migas Sukabumi menghimbau kepada seluruh lapisan warga masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi, supaya tidak cepat panik dan tidak cepat mengatakan stok Gas LPG kosong, padahal hanya lambat dalam pedistribusiannya saja. Selain itu, juga dalam membeli Gas LPG harus sesuai dengan kapasitasnya. Seperti untuk Gas LPG 3 Kilogram, kapasitasnya untuk warga masyarakat miskin.

Menyinggung stok BBM (Bahan Bakar Minyak) di setiap SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar) di Kota dan Kabupaten Sukabumi selama Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1439 Hijriyah, menurut Ketua Hiswana Migas Sukabumi juga dipastikan aman serta memenuhi kebutuhan warga masyarakat. Sebab setiap SPBU di Kota dan Kabupaten Sukabumi minimal memiliki stok 50 persen kapasitas penyimpan BBM di setiap SPBU.