PENJABAT WALI KOTA SUKABUMI MENYERAHKAN PIAGAM PENGHARGAAN KEPADA KEPALA DISKOMINFO

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Penjabat Wali Kota Sukabumi, Drs. H. Dady Iskandar, M.M., menyerahkan Piagam Penghargaan Terbaik Tingkat Nasional, yakni juara kedua kategori Smart Governance dari CityAsia, Inc., kepada Kepala Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Sukabumi, Drs. H. Gabril Sukarman, M.Pd., serta Puskesmas Sukabumi yang memiliki inovasi pelayanan publik 11 terbesar Tingkat Provinsi Jawa Barat, kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Hj. Ritanenny Edlien Silyena Mirah, Penghargaan tersebut diserahkan pada Upacara Bendera Memperingati Harkitnas (Hari Kebangkitan Nasional) Ke 110 Tahun 2018 Tingkat Kota Sukabumi, hari Senin, 21 Mei 2018, di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, unsur FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, Penjabat Sekda (Sekretaris Daerah) Kota Sukabumi, Ketua dan jajaran Pengurus TP PKK serta DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kota Sukabumi, para Asisten Daerah Setda Kota Sukabumi, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, para Alim Ulama, para Sesepuh dan Tokoh Masyarakat, para Pimpinan Organisasi Sosial, Kemasyarakatan, Pemuda dan Wanita, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Wali Kota Sukabumi menyampaikan Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, diantaranya menjelaskan, ketika rakyat berinisiatif untuk berjuang demi meraih kemerdekaan dengan membentuk berbagai perkumpulan lebih dari seabad yang lalu, bangsa Indonesia nyaris tidak punya apa-apa, hanya memiliki semangat dalam jiwa dan kesiapan mempertaruhkan nyawa. Namun sejarah kemudian membuktikan, bahwa semangat dan komitmen itu saja telah cukup, asal bangsa Indonesia bersatu dalam cita-cita yang sama, yakni kemerdekaan bangsa. Dijelaskannya, bersatu adalah kata kunci ketika sejumlah orang ingin menggapai cita-cita yang sangat mulia, namun pada saat yang sama tantangan yang maha kuat menghadang di depan.

Dijelaskan pula, Boedi Oetomo memberi contoh dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal-muasal primordial, akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan. Selain itu juga dijelaskan, Boedi Oetomo menjadi salah satu penanda utama, bahwa bangsa Indonesia untuk pertama kali menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan. Lebih jauh dijelaskan, Presiden Pertama dan Proklamator Kemerdekaan RI, Soekarno pada Peringatan Harkitnas Tahun 1952 mengatakan, bahwa pada hari itu kita mulai memasuki satu cara baru untuk melaksanakan satu ide dan satu naluri pokok dari pada bangsa Indonesia. Naluri pokok ingin merdeka, naluri pokok ingin hidup berharkat sebagai manusia dan sebagai bangsa. Ditandaskannya, cara baru itu ialah cara mengejar sesuatu maksud dengan alat organisasi politik, cara berjuang dengan perserikatan dan perhimpunan politik, serta cara berjuang dengan tenaga persatuan.