BAZNAS MENARGETKAN 70 PERSEN PEMBAYARAN ZAKAT FITRAH MELALUI BAZNAS

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Sukabumi, Drs. K.H. Muchtar Ubaedillah menandaskan, Baznas Kota Sukabumi menargetkan 70 persen pembayaran Zakat Fitrah Tahun 1439 Hijriyah melalui Baznas. Karena pada tahun-tahun sebelumnya, realisasi pengumpulan Zakat Fitrah dari warga masyarakat Islam Kota Sukabumi melalui Baznas, rata-rata hanya mencapai antara 20 sampai dengan 30 persen, dan hal ini sangat mempengaruhi terhadap pendistribusian Zakat Fitrah kepada para mustahik atau orang yang berhak menerima zakat di Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, realisasi pengumpulan Zakat Fitrah melalui Baznas, di Kota Sukabumi dalam setiap tahunnya belum ada peningkatan yang signifikan. Sebab warga masyarakat Islam yang melakukan pembayaran Zakat Fitrah melalui Baznas, dalam setiap tahunnya sangat sedikit. Oleh karenanya, Baznas Kota Sukabumi menargetkan jumlah warga masyarakat Islam di Kota Sukabumi yang membayar Zakat Fitrah melalui Baznas bisa meningkat. Sedangkan upaya untuk merealisasikan target tersebut, Baznas Kota Sukabumi akan menempatkan para petugas zakat di setiap wilayah dan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan, RW, RT dan masjid-masjid yang menerima pembayaran Zakat Fitrah. Dikatakannya, dengan upaya tersebut, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Sukabumi merasa optimis, bahwa target 70 persen pembayaran Zakat Fitrah melalui Baznas ini bisa tercapai. Selain itu, Baznas Kota Sukabumi juga akan lebih mengintensifkan sosialisasi tentang kewajiban membayar Zakat Fitrah kepada warga masyarakat, pegawai pemerintah dan karyawan perusahaan di Kota Sukabumi.

Menyinggung besaran pembayaran Zakat Fitrah di Kota Sukabumi dalam Tahun 1439 Hijriyah, menurut Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Sukabumi, apabila dengan uang tunai sebesar Rp. 30 ribu dan apabila dengan beras sebanyak 3,5 liter, yang apabila diuangkan antara Rp. 9 ribu sampai dengan Rp. 10 ribu per liter. Dikatakannya,  apabila pembayaran Zakat Fitrah ini dengan beras, harus dengan beras yang dikonsumsi oleh masing-masing warga masyarakat Islam setiap hari, tidak bolah diganti dengan beras yang harganya lebih murah, karena tidak afdol. Sebab Zakat Fitrah ini merupakan Zakat Diri bagi setiap umat Islam yang memiliki kemampuan, baik laki-laki maupun perempuan serta wajib membayarnya sebelum tenggelamnya matahari pada hari terakhir Ramadhan. Dikatakan pula, besaran Zakat Fitrah Tahun 1439 Hijriyah ini, mengalami peningkatan sebesar Rp. 2 ribu dari besaran Zakat Fitrah Tahun 1438 Hijriyah, yakni sebesar Rp. 28 ribu atau dengan beras sebanyak 3,5 liter. Selain itu juga dikatakan, terjadinya peningkatan besaran Zakat Fitrah ini, dipengaruhi oleh kenaikan harga beras.