JALUR PPDB SMA DAN SMK DI JAWA BARAT DIBAGI 5 JALUR

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Jalur PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) SMA dan SMK Tahun Pelajaran 2018-2019, di Jawa Barat dibagi 5 jalur. Adapun ke 5 jalur tersebut, menurut Kepala Seksi Pelayananan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah V, Asep Burdah, antara lain jalur KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu), jalur PMG (Penghargaan Maslahat bagi Guru), jalur ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) atau Disabilitas, jalur WPS (Warga Penduduk Setempat), jalur Prestasi Bidang Akademik dan Non Akademik, serta jalur NHUN (Nilai Hasil Ujian Nasional).

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan PPDB tersebut, jumlah peserta didik baru dalam setiap sekolah sudah ditentukan, yakni sebanyak 30 persen KETM, 5 persen PMG dan ABK, 10 persen WPS, 15 persen jalur prestasi, dan 40 persen NHUN, sehingga totalnya mencapai 90 persen untuk peserta didik baru yang berasal dari dalam Provinsi Jawa Barat. Sementara untuk peserta didik baru yang berasal dari luar Provinsi Jawa Barat diberi kuota sebanyak 10 persen, yang terdiri dari jalur prestasi 5 persen dan NHUN 5 persen. Dengan demikian, apabila dalam satu sekolah menerima 300 peserta didik, maka jumlah peserta didik dari jalur KETM sebanyak 90 orang, dari jakur PMG dan ABK 15 orang, dari jalur WPS 30 orang, dari jalur prestasi 45 orang, dari jalur NHUM 120 orang, dan peserta didik dari luar provinsi 30 orang.

Adapun untuk jadwal kegiatan PPDB SMA dan SMK Tahun Pelajaran 2018-2019, di Jawa Barat secara garis besar dibagi dalam 2 sesi, yakni sesi pertama untuk jalur KETM, PMG, WPS, ABK dan Prestasi, dilaksanakan selama 5 hari tepatnya dari tanggal 4 sampai dengan 8 Juni 2018. Sedangkan untuk Verifikasi dan Uji Kompetensi, dilaksanakan pada tanggal 25, 26 dan 28 Juni 2018. Sementara pengumuman kelulusan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2018. Selanjutnya sesi kedua, yakni jalur NHUN akan dilaksanakan dari tanggal 5 sampai dengan 10 Juli 2018, serta pengumuman penerimaannya dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2018. Kemudian daftar ulang untuk sesi pertama dan sesi kedua dilaksanakan selama 2 hari tepatnya dari tanggal 13 sampai dengan tanggal 14 Juli 2018.

Menyinggung kegiatan pelajaran SMA dan SMK tahun 2018-2019, menurut Kepala Seksi Pelayananan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah V, akan diawali dengan kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), yang dilaksanakan selama 3 hari tepatnya dari tanggal 16 sam[pai dengan tanggal 18 Juli 2018. Dikatakannya, bagi calon peserta didik baru yang gagal pada penerimaan sesi pertama, bisa mendaftar ulang pada sesi kedua, dengan mengikuti jalur NHUN.

Disamping itu juga dikatakan, proses PPDB ini untuk SMA dan SMK Negeri tidak dipungut biaya apapun. Untuk itu, Kepala Seksi Pelayananan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah V meminta kepada segenap lapisan warga masyarakat, apabila ada SMA dan SMK Negeri di Wilayah V Provinsi Jawa Barat yang memungut biaya PPDB, agar segera dilaporkan kepada Seksi Pelayananan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah V, untuk segera ditindaklanjuti dan ditangani sekaligus diproses sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.