DKP3 KOTA SUKABUMI MELAKUKAN PEMANTAUAN TERHADAP BAHAN PAH DI KOTA SUKABUMI

Reporter : RIKSAN SATYAPRAWIRA

Redaktur : ENDANG SUMARDI

DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan) Kota Sukabumi, bersama Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dinas Sat Pol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Sukabumi, Diskop UKM-PP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian) Kota Sukabumi, serta Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Sukabumi, melakukan pemantauan terhadap bahan PAH (Pangan Asal Hewan) di Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 5 Juni 2018. Pemantauan terhadap bahan PAH ini, dipimpin oleh Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Ir. Hj. Kardina Karsoedi, M.T.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya pemantauan tersebut, menurut Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Ir. Hj. Kardina Karsoedi, M.T., diantaranya untuk mengantisipasi adanya bahan PAH yang tidak aman dikonsumsi oleh warga masyarakat. Karena menjelang hari besar keagaaman seperti Hari Raya Idul Fitri, merupakan masa rawan serta sering dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, khususnya dalam hal keamanan bahan PAH.

Pemantauan tersebut dilaksanakan oleh dua Tim Pemantau PAH, di 45 titik lokasi di Kota Sukabumi. Diantaranya di Pasar Darurat, Pasar Gudang, Pasar Degung dan Pasar Pelita, serta fokus pada bahan PAH, yakni daging, telur dan susu. Sedangkan pemantauannya dilaksanakan kepada 20 orang pedagang daging sapi, 16 orang pedagang daging ayam, 5 orang pedagang telur, dan 3 penggilingan bakso. Pada saat itu diambil beberapa sampel bahan PAH, seperti bakso dan daging untuk diuji kandungannya, termasuk air ditempat penggilingan bakso untuk diuji kualitas mikrobiologi serta kimianya. Dijelaskannya, hasil pemantauan dan uji lab pada semua sampel bahan PAH ini, menunjukkan bahwa bahan PAH di Kota Sukabumi aman dan layak dikonsumsi.

Namun demikian, Kepala DKP3 Kota Sukabumi menghimbau kepada para pelaku usaha bahan PAH di Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal meningkatkan dan menerapkan standar higiene dan sanitasi, agar kualitas bahan PAH yang diolah dan dijual di Kota Sukabumi bisa semakin meningkat lagi. Karena bahan PAH ini harus benar-benar memenuhi kriteria dan ketentuan HAUS (Halal, Aman, Utuh dan Sehat). Lantaran makanan dari bahan PAH yang HAUS ini sangat dibutuhkan oleh segenap lapisan warga masyarakat, sebab dapat memberikan kontribusi secara baik dan positif terhadap kesehatan, serta keamanan, kenyamanan dan keselamatan bagi setiap warga masyarakat yang mengonsumsinya.