PENJABAT WALI KOTA SUKABUMI MELAKUKAN SIDAK KE PASAR TRADISIONAL DAN PASAR MODERN

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Penjabat Wali Kota Sukabumi, Drs. H. Dady Iskandar, M.M., didampingi sejumlah petugas dari Diskop UKM-PP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian) Kota Sukabumi, DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan) Kota Sukabumi, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan Dinas Sat Pol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Sukabumi, melakukan Sidak (Inspeksi Mendadak) ke Pasar Tradisional dan Pasar Modern di Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk memantau harga barang-barang pokok dan barang-barang penting strategis lainnya di Kota Sukabumi, khususnya pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 1439 Hijriyah.

Pada kesempatan tersebut, Penjabat Wali Kota Sukabumi menjelaskan, harga barang-barang pokok dan barang-barang penting strategis lainnya khususnya Sembako (Sembilan Bahan Pokok)  di Kota Sukabumi relatif stabil, kendati ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, tapi kenaikannya pun masih dalam batas kewajaran. Dikatakannya, pemantauan harga ini sangat perlu dilakukan, agar tidak dimanfaatkan oleh para oknum yang seenaknya menaikan harga.

Selain memantau harga, juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan dan kelayakan Sembako. Namun dalam Sidak ini, tidak ditemukan Sembako yang membahayakan kesehatan bagi warga masyarakat. Karena para petugas dari sejumlah instansi dan lembaga terkait, senantiasa menghimbau kepada para pedagang, agar menjual barang yang layak konsumsi serta bersih dan sehat.

Menyinggung stok Sembako di Kota Sukabumi, seperti dijelaskan Penjabat Wali Kota Sukabumi relatif aman, serta mencukupi hingga pasca Idul Fitri Tahun 1439 Hijriyah. Dijelaskan pula, apabila di Kota Sukabumi mengalami kekurangan stok Sembako terutama beras, Pemerintah Kota Sukabumi akan langsung berkordinasi dengan pihak Perum Bulog.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Hj. Ritanenny Edlien Silyena Mirah menjelaskan, program pemantauan kelayakan Sembako ini dilaksanakan secara rutin oleh Tim Gabungan Keamanan Pangan Kota Sukabumi. Bahkan pada Bulan Ramadhan ini, sudah sering dilaksanakan Sidak.

Dijelaskan pula, dari hasil pemantauan di beberapa tempat, sebagian besar pedagang mematuhi ketentuan terkait kelayakan bahan pangan. Sehingga di Kota Sukabumi tidak ada masalah yang serius terkait Sembako, khususnya pada saat menjelang Idul Fitri. Memang sebelumnya pernah ditemukan ada pedagang yang menjual makanan mengandung boraks dan formalin. Namun setelah dilakukan pembinaan, pedagang tersebut tidak menjual lagi makanan yang mengandung bahan tersebut. Dengan demikian, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menandaskan, bahwa Sembako di Kota Sukabumi dijamin aman dan layak dikonsumsi.