SEBANYAK 318 NAPI LAPAS NYOMPLONG SUKABUMI DIAJUKAN SUPAYA MENDAPAT REMISI IDUL FITRI 1439 HIJRIYAH

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Sebanyak 318 Napi (Nara Pidana) Warga Binaan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas II B Nyomplong Sukabumi, sudah diajukan kepada Pemerintah Pusat melalui Kemenkumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia) RI, supaya mendapat remisi atau potongan masa tahanan khusus Idul Fitri Tahun 1439 Hijriyah. Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, Risman Somantri menjelaskan, pengajuan pemberian remisi tersebut sesuai dengan regulasi khususnya dengan Undang-Undang Nomer 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan, dan PP (Peraturan Pemerintah) Nomer 32 Tahun 1999 Tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Ditandaskan pula, pemerintah secara rutin setiap tahun memberi remisi kepada para Napi, yakni Remisi Khusus dan Remisi Umum. Adapun Remisi Khusus diberikan pada setiap Hari Raya Idul Fitri dan Natal. Sedangkan Remisi Umum diberikan pada setiap Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus. Selain itu juga ditandaskan, ada beberapa kriteria bagi seorang Napi yang layak mendapat remisi tersebut. Diantaranya berkelakuan baik selama menjadi Warga Binaan Lapas, tidak berulang kali keluar masuk penjara atau Lapas, dan sudah menjalani masa hukuman minimal 6 bulan.

Untuk itu, Petugas Penjaga Lapas atau Sipir, setiap hari melakukan penilaian terhadap kelakuan para Napi yang tengah menjalani masa hukuman. Dikatakannya, apabila Napi tersebut selamanya berkelakuan baik, berhak mendapat remisi, sesuai dengan tingkat kelakuan dan kebaikannya selama menjalani masa hukumannya. Lebih jauh Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi menandaskan, tidak semua Napi bisa mendapat remisi, kendati sudah menjadi hak bagi para Napi, karena harus sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi mengharapkan, dengan diberikannya remisi kepada para Napi ini, dapat memacu dan memotivasi para Napi lainnya, untuk senantiasa berkelakuan baik selama menjadi Warga Binaan Lapas. Disamping itu, Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi juga mengharapkan kepada seluruh Napi Warga Binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, agar Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi ini dijadikan tempat dan sarana introspeksi dan memperbaiki diri ke arah yang lebih baik lagi, supaya menjadi contoh yang baik dan ditiru oleh Warga Binaan Lapas  lainnya.