VOLUME SAMPAH DI TPA CIKUNDUL KOTA SUKABUMI MENINGKAT DUA KALI LIPAT

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Seperti diungkapkan Kepala Bidang Pelayanan Kebersihan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Sukabumi, Ir. Hj. Endah Aruni, M.T., volume sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Cikundul Kota Sukabumi, pasca Idul Fitri Tahun 1439 Hijriyah, tepatnya dari H plus 3 meningkat 2 kali lipat, yakni mencapai 220 sampai dengan 230 ton dari 120 sampai dengan 130 ton. Namun demikian, peningkatan volume sampah tersebut dapat ditangani dan dikendalikan oleh para Petugas Kebersihan DLH Kota Sukabumi, karena sudah diantisipasi dari sebelumnya. Sebab pada setiap pasca Idul Fitri, volume sampah di Kota Sukabumi senantiasa mengalami peningkatan.

Diungkapkan pula, dari malam takbir sampai saat ini, Bidang Pelayanan Kebersihan DLH Kota Sukabumi terus menyiapkan dan menugaskan para Petugas Kebersihan, sehingga peningkatan volume sampah ini dapat ditangani dan dikendalikan. Adapun jenis sampah pasca Idul Fitri Tahun 1439 Hijriyah ini, yang paling banyak yakni sampah organik, seperti bekas masakan yang sudah tidak layak dikonsumsi lagi. Lebih jauh Kepala Bidang Pelayanan Kebersihan DLH Kota Sukabumi mengungkapkan, meningkatnya volume sampah di Kota Sukabumi ini, karena banyak warga masyarakat yang datang ke Kota Sukabumi. Dikatakannya, volume sampah di Kota Sukabumi akan menurun dan normal kembali, setelah arus balik selesai dan aktivitas warga masyarakat normal kembali.

Menyinggung kapasitas penampungan sampah di TPA Cikundul, seperti dijelaskan Kepala Bidang Pelayanan Kebersihan DLH Kota Sukabumi sudah sangat mengkhawatirkan, karena banyak tumpukan sampah dan hanya bisa bertahan menampung sampah beberapa tahun lagi. Adapun upaya untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak Bidang Pelayanan Kebersihan DLH Kota Sukabumi senantiasa menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, agar sebelum membuang sampah dipilah terlebih dahulu antara sampah organik dan sampah anorganik. Dengan demikian, sampah yang dibuang ke TPA benar-benar sampah yang sudah tidak berguna lagi.

Sedangkan upaya yang dilakukan oleh Bidang Pelayanan Kebersihan DLH Kota Sukabumi dalam mengantisipasi hal tersebut, yakni sebelum sampah dibuang ke TPA, terlebih dahulu dikelola di TPS (Tempat Pembuangan Sementara) 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) Berbasis Masyarakat, dengan cara memilah sampah organik dan sampah anorganik, sehingga sampah yang dibuang ke TPA merupakan sampah yang sudah tidak bisa diolah atau didaur ulang oleh warga masyarakat. Dijelaskannya, jumlah TPS 3R yang dikelola oleh warga masyarakat di Kota Sukabumi seluruhnya mencapai 12 TPS 3R. Namun yang masih aktif hanya 5 TPS 3R, yakni TPS 3R di Kelurahan Baros, Sindangpalay, Limusnunggal, Cisarua dan Karangtengah. Berkaitan dengan hal tersebut, Bidang Pelayanan Kebersihan DLH Kota Sukabumi akan menambah TPS 3R di kelurahan lainnya di Kota Sukabumi, untuk menangani dan mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Cikundul.

Leave a Reply