PENJABAT WALI KOTA SUKABUMI MENYALURKAN ASPIRASI DAN HAK PILIH DI TPS 04 KELURAHAN CIKOLE

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Dalam pelaksanaan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Serentak Tahun 2018/ yakni Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode Tahun 2018-2023/ hari Rabu kemarin/ 27 Juni 2018/ Penjabat Wali Kota Sukabumi/ —Drs. H. Dady Iskandar, M.M.—/ menyalurkan aspirasi dan hak pilih untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat/ dilakukan di TPS 04 Kelurahan Cikole/ Kecamatan Cikole/ Kota Sukabumi//

Sedangkan empat Paslon (Pasangan Calon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi beserta keluarganya/ menyalurkan aspirasi dan hak pilih di TPS (Tempat Pemungutan Suara) terdekat masing-masing// Antara lain, Paslon Nomor Urut 1 Jona Arizona di TPS 7 Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu, dan Hanafie Zain di TPS 10 Kelurahan Nanggeleng Kecamatan Citamiang, serta Paslon Nomor Urut 2 Achmad Fahmi di TPS 20 Kelurahan Lembursitu Kecamatan Lembursitu, dan Andri Setiawan Hamami di TPS 4 Kelurahan Gunung Parang Kecamatan Cikole. Selanjutnya Paslon Nomor Urut 3 Mulyono di TPS 3 Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang, dan Ima Slamet di TPS 8 Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang, serta Paslon Nomor Urut 4 Dedi R. Wilaya di TPS 23 Kelurahan Cibeureum Hilir Kecamatan Cibeureum, dan Hikmat Nuristawan di TPS 8 Kelurahan Cipanengah Kecamatan Lembursitu.

Berdasarkan hasil pemantauan Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Sukabumi serta LPPL (Lembaga Penyiaran Publik Lokal) RSPD (Radio Siaran Pemerintah Daerah) 93,1 FM Kota Sukabumi dan Website Pemerintah Kota Sukabumi, pelaksanaan Pilkada tersebut, di setiap TPS di Kota Sukabumi pada umumnya sudah sesuai dengan mekanisme serta ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian pula antusias warga masyarakat dalam mengikuti dan melaksanakan Pilkada tersebut cukup tinggi. Karena warga masyarakat pada umumnya sudah mengetahui dan memahami maksud dan tujuan dilaksanakannya Pilkada tersebut. Yakni selain merupakan implementasi dari partisipasi politik dan kehendak warga masyarakat, juga memiliki makna yang sangat berarti bagi warga masyarakat. Karena melalui Pilkada tersebut, dapat membawa harapan dan aspirasi warga masyarakat yang besar, akan adanya perubahan dan perbaikan dalam kehidupan nyata di berbagai bidang, untuk mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut. sejak dibuka dan dimulainya pelaksanaan Pilkada tersebut, warga masyarakat Kota Sukabumi berduyun-duyun mendatangi TPS terdekat masing-masing, untuk menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya, yang dilakukan secara Luber dan Jurdil (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia, serta Jujur dan Adil).

Leave a Reply