KESADARAN PARA PEMILIK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA SUKABUMI DALAM MELAKSANAKAN UJI KIR MASIH RENDAH

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Seperti diungkapkan Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT (Unit Pelaksana Teknis) PKB (Pengujian Kendaraan Bermotor) Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Asep Supriadi, A.Md.PKB., S.H., kesadaran para pemilik kendaraan bermotor di Kota Sukabumi dalam melaksanakan uji KIR kendaraannya masih rendah. Buktinya dari data yang ada di Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, kendaraan bermotor yang melaksanakan uji KIR dalam setiap harinya hanya sekitar 30 kendaraan. Diungkapkan pula, pada bulan Mei 2018, jumlah kendaraan yang melaksanakan uji KIR mencapai 559 kendaraan. Sedangkan pada Juni 2018 tepatnya sampai dengan tanggal 28 Juni 2018 hanya mencapai 337 kendaraan.

Adapun jenis kendaraan yang harus dan wajib melaksanakan uji KIR, yakni Kendaraan Angkot (Angkutan Kota), Bus dan Kendaraan Pengangkut Barang, seperti Pick Up, Truk dan Kendaraan Pengangkut Barang lainnya. Dijelaskannya, uji KIR untuk setiap kendaraan tersebut sangat penting dilaksanakan. Maksud dan tujuannya, untuk mengetahui kondisi kendaraan, apakah memenuhi spesifikasi teknis yang dibutuhkan atau tidak. Untuk itu, bagi setiap kendaraan yang tidak lulus uji KIR tidak boleh beroperasi, dan kendaraan tersebut harus diperbaiki dalam jangka waktu selama 14 hari, hingga memenuhi spesifikasi teknis yang dibutuhkan. Dijelaskan pula, apabila sudah diperbaiki, kendaraan tersebut akan dilakukan pengecekan kembali.

Selain itu juga dijelaskan, apabila kendaraan tersebut tidak diperbaiki, kondisinya akan lebih buruk, serta dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Selanjutnya dijelaskan, pelaksanaan uji KIR bagi setiap kendaraan ini. merupakan salah satu bagian dari komitmen terhadap keamanan dan keselamatan perjalanan kendaraan dan para penumpangnya. Disamping itu, juga merupakan salah satu peraturan, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, akibat kendaraan yang tidak layak beroperasi. Sedangkan prosedur untuk setiap kendaraan yang akan melaksanakan uji KIR, yakni para pemilik kendaraan harus membawa Buku KIR, fisik kendaraan dan dokumen lainnya yang diperlukan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT PKB Dinas Perhubungan Kota Sukabumi mengatakan, dari ratusan kendaraan yang melaksanakan uji KIR, tidak sedikit kendaraan yang tidak memenuhi standar dan spesifikasi teknis yang dibutuhkan, seperti sistem penerangan, rem, ban, emisi gas buang kendaraan dan yang lainnya. Dikatakan pula, apabila ada kendaraan yang emisi gas buang kendaraannya melebihi ambang batas harus diperbaiki, supaya tidak mencemari udara dan lingkungan. Disamping itu juga dijelaskan, untuk mempermudah para pemilik kendaraan dalam melaksanakan uji KIR kendaraannya, ke depan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi akan menyediakan Bengkel Khusus. Dengan demikian, bagi setiap kendaraan yang tidak memenuhi standar dan spesifikasi teknis yang dibutuhkan, kendaraan tersebut bisa langsung diperbaiki di Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.

Leave a Reply