BAPENDA PROVINSI JAWA BARAT KEMBALI MENYELENGGARAKAN PROGRAM BEBAS BBNKB KE 2 SERTA DENDA PKB

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Kepala BPKD (Badan Pengelolaan Keuangan Daerah) Kota Sukabumi, Drs. H. Dida Sembada, M.M., didampingi Kepala Bidang Penagihan Pajak dan Bukan Pajak BPKD Kota Sukabumi, H. Unang Djunaedi Djuminta, S.E. menandaskan, Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan BPKD Kota Sukabumi, kembali menyelenggarakan Program Bebas BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) Ke 2 dan seterusnya serta Denda Keterlambatan Pembayaran PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), baik roda 2 maupun roda 4, kecuali untuk Kendaraan Bermotor Baru. Program tersebut dilaksanakan selama 2 bulan, tepatnya dari tanggal 1 Juli 2018 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2018.

Untuk itu, bagi para Pemilik Kendaraan Bermotor khususnya di Kota Sukabumi dan umumnya di Jawa Barat yang akan melakukan Balik Nama Kendaraan Bermotor Ke 2 dan seterusnya serta Pembayaran PKB, bisa memanfaatkan program tersebut. Ditandaskan pula, program tersebut diluncurkan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 973/147-Bapenda, Tentang Pemberian Pembebasan Pokok dan Sanksi Administratif berupa Denda BBNKB atas Penyerahan Ke 2 dan seterusnya serta Pembebasan Sanksi Administratif berupa Denda Pembayaran PKB.

Adapun persyaratan untuk melakukan Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Pembayaran PKB, para Pemilik Kendaraan harus membawa KTP, BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) serta STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) Asli dan foto kopinya. Sedangkan untuk Pembayaran PKB 5 Tahunan, harus melampirkan Bukti Hasil Pemeriksaan atau Cek Fisik Kendaraan Bermotor. Selanjutnya Tempat Pembayaran PKB bisa dilakukan di Kantor Bersama Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap), Samsat Keliling, Samsat Gendong, Samsat Outlet, Samsat KCP Bank BJB, Samsat Drive Thru dan Samsat Corner, serta E-Samsat ATM Bank BJB, BCA, BNI, BRI, Bank Permata dan Bank CIMB Niaga.

Lebih jauh Kepala BPKD Kota Sukabumi menandaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya program tersebut, selain untuk meringankan beban para Pemilik Kendaraan Bermotor yang akan melakukan Balik Nama Kendaraan Bermotor Ke 2 dan seterusnya serta Pembayaran PKB, juga untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Provinsi Jawa Barat dari Sektor Pajak Kendaraan Bermotor sebagai penyumbang terbesar PAD di Jawa Barat. Sedangkan PAD Provinsi Jawa Barat dari Sektor Pajak Kendaraan Bermotor dalam tahun 2018 ini, ditargetkan sebesar Rp. 750 milyar.

Leave a Reply