PB HIMASI DAN DISKOMINFO KOTA SUKABUMI MELAKUKAN DISKUSI DAN KAJIAN PENGGUNA MEDSOS

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

PB Himasi (Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Sukabumi) dan Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Sukabumi, melakukan diskusi dan kajian pengguna Medsos (Media Sosial), karena sering berurusan dengan hukum. Kepala Bidang Infrastruktur TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi), Persandian dan Integrasi Data Diskominfo Kota Sukabumi, H. Yuli Noviawan, S.T., M.T. menandaskan, kegiatan ini sangat penting dan positif, sebab para pengguna Medsos sering melanggar aturan dan hukum.

Adapun yang menjadi salah satu penyebabnya, karena para pengguna Medsos belum mengetahui dan memahami berbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Selain itu, berdasarkan data yang ada di Diskominfo Kota Sukabumi, usia para pengguna Medsos yang paling banyak di Kota Sukabumi, yakni usia 13 sampai dengan 34 tahun. Ditandaskan pula, pada usia tersebut sangat mudah menerima hoax atau informasi yang tidak benar tanpa dilakukan penyaringan.

Sementara Ketua PB Himasi, Eki Rukmansyah menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya diskusi ini, sebagai salah satu upaya untuk mencari cara dan solusi terbaik, supaya seluruh mahasiswa khususnya yang tergabung dalam Himasi, dapat menyadarkan warga masyarakat khususnya para pelajar, agar dalam menggunanakan Medsos bisa dilakukan dengan bijak dan santun. Dengan demikian, warga masyarakat khususnya para pelajar pengguna Medsos, bisa terhindar dari hoax serta tidak terjerat oleh kasus hukum.

Disamping itu, Ketua PB Himasi mengharapakan, pada era global saat ini, seluruh komponen warga masyarakat termasuk para pelajar harus bersinergi, khususnya dalam menggunakan Medsos terutama dengan pemerintah. Diharapkan pula, dengan hal tersebut dapat memberikan kontribusi secara positif terhadap program Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam upaya mewujudkan Kota Sukabumi sebagai Kota Smart City dengan baik.

Dalam pada itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Mulya Ramadhan menjelaskan, diskusi dan kajian pengguna Medsos ini, merupakan yang pertama yang dilakukan oleh PB Himasi. Maksud dan tujuannya sebagai salah satu bentuk dan wujud nyata kepedulian Himasi, khususnya yang berkaitan dengan pengguna Medsos yang sering berurusan dengan hukum. Selain itu, juga sebagai edukasi kepada para pengguna Medsos, supaya menjadi pengguna Medsos yang baik, serta dapat bermanfaat bagi semua pihak, baik bagi diri sendiri maupun bagi warga masyarakat dan pemerintah.

Leave a Reply