KOTA SUKABUMI KEMBALI MENDAPAT JATAH TRANSMIGRASI TAHUN 2018

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

PLT (Pelaksana Tugas) Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, Dra. Hj. Iyan Damayanti, M.Si. mengungkapkan, Kota Sukabumi kembali mendapat jatah transmigrasi Tahun 2018, namun hanya mendapat kuota 2 KK (Kepala Keluarga), ke Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat dan Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, karena Provinsi Jawa Barat hanya mendapat kuota 50 KK, untuk seluruh Kabupaten dan Kota se Jawa Barat.

Dikatakannya. dalam program perpindahan penduduk ini, pihak Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi sudah melakukan survey terlebih dahulu, khususnya yang berkaitan dengan pemetaan lokasi ke kedua daerah yang akan dijadikan tempat transmigrasi, dan kondisinya tidak jauh berbeda dengan kondisi daerah Kota Sukabumi. Untuk itu, pihak Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi saat ini sedang melakukan pelatihan dan pembinaan termasuk kesiapan dan mentalnya kepada 2 KK Calon Transmigran dari Kota Sukabumi ke daerah tersebut.

Adapun kualifikasi warga masyarakat untuk ikut program tersebut, yakni sudah berkeluarga dan usianya tidak terlalu tua, serta sudah tidak masuk pada kualifikasi untuk bekerja di wilayah perkotaan. Dikatakan pula, ke 2 KK Calon Transmigran dari Kota Sukabumi ini, sudah lolos tahap seleksi dan akan dilatih oleh pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sedangkan ke 2 KK Calon Transmigran dari Kota Sukabumi ini, menurut rencana akan diberangkatkan sekitar bulan September 2018 mendatang, bersama-sama dengan Calon Transmigran lainnya dari Kabupaten dan Kota se Jawa Barat.

Lebih jauh dikatakan, di tempat transmigrasi, seluruh transmigran dari Jawa Barat akan menggarap lahan pertanian yang luasnya masing-masing sekitar 2 hektar. Selain itu, dalam jangka waktu 1 tahun, seluruh transmigran dijamin oleh pemerintah untuk kehidupan sehari-harinya. Dengan demikian, para transmigran ini tidak perlu khawatir pada saat beradaptasi dan menggarap lahan pertanian di tempat transmigrasi, karena program transmigrasi ini dibiayai oleh APBD dan APBN.

Disamping itu, sebelum diberangkatkan ke tempat transmigrasi, seluruh calon transmigran akan dilatih dan dibina terlebih dahulu, yakni untuk suaminya dilatih dan dibina tentang tata cara bertani yang baik dan benar, serta untuk isterinya dilatih dan dibina cara membantu menambah penghasilan suaminya, sehingga para calon transmigran ini sudah siap bekerja di tempat transmigrasi.

PLT Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi menjelaskan, berdasarkan data yang ada di Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, para transmigran dari Kota Sukabumi cukup berhasil di tempat transmigrasi. Seperti pada tahun 2016, ada 5 KK dari Kota Sukabumi yang ikut transmigrasi ke Desa Tokala Atas, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, dan semuanya dinilai berhasil.

Leave a Reply