ASISTEN PEMERINTAHAN SETDA KOTA SUKABUMI MEMBERIKAN MATERI TENTANG 4 PILAR KEBANGSAAN

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Asisten Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M., memberikan materi dan pemahaman tentang 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Bhineka Tunggal Ika, kepada 30 pelajar Capaska (Calon Pengibar Bendera Pusaka) Kota Sukabumi Tahun 2018,  tepatnya tanggal 8 Agustus 2018, di Wisma Bhayangkara Kota Sukabumi. Karena dengan 4 pilar tersebut, bangsa Indonesia mampu mengelola negara Indonesia yang besar dan multi kultur, serta mampu dipersatukan dan diikat ke dalam NKRI.

Ditandaskannya, fakta ini mengukuhkan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, dengan jumlah suku bangsa terbanyak di dunia, dan negara nomor 4 terbesar di dunia dari segi jumlah penduduk. Sedangkan gambaran obyektif tentang negara Indonesia, sedikitnya memiliki 2 perspektif, yakni pertama merupakan sebuah potensi dan kebanggaan, karena tidak mudah menyatukan penduduk dengan keanekaragaman suku bangsa dan budaya yang melatarinya, dan kedua merupakan kerawanan sekaligus tantangan, sebab dengan pluralitas negara Indonesia dalam banyak aspek bisa berdampak pada disintegrasi bangsa, apabila tidak pandai merawat tali ikatan sebagai sebuah bangsa.

Untuk itu, ke 4 pilar tersebut harus senantiasa dijaga dan ditegakkan sekaligus dijadikan landasan pokok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena telah menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola keutuhan bangsa dan negara Indonesia, sehingga dikagumi oleh bangsa-bangsa lain di dunia. Disamping itu juga ditandaskan, mengelola bangsa dan negara Indonesia yang plural dan penuh dengan tantangan tidak mudah, karena berhadapan dengan berbagai problematika, kepentingan dan tuntutan dari seluruh komponen bangsa, yang mengklaim punya hak dan kesempatan yang sama, untuk mewujudkan hak dan kewajibannya terhadap negara.

Ditandaskan pula, karena latar belakang agama, suku bangsa, budaya dan disparitas tingkat pendidikan yang tinggi, tentu akan berakibat pada perbedaan dalam cara pandang dan cara bertindak, dalam mengelola permasalahan bangsa dan negara. Selanjutnya ditandaskan, dengan adanya perbedaan yang bersifat alamiah tersebut, bangsa Indonesia harus cerdas dan harus mampu mengembangkan berbagai persamaan, untuk mewujudkan cita-cita bersama dalam mengelola keutuhan bangsa dan negara Indonesia. Adapun persamaan yang paling prinsip yang harus senantiasa dipegang teguh oleh seluruh elemen bangsa Indonesia, yakni 4 Pilar Kebangsaan dan pemahaman terhadap 4 Pilar Kebangsaan harus bersifat ideologis, atau dengan kata lain harus mendarah daging dan menjadi term of reference bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Leave a Reply