RW 03 KELURAHAN BAROS DIVERIFIKASI OLEH TIM VERIFIKASI PROKLIM TINGKAT NASIONAL TAHUN 2018

Reporter :  ARIF HIDAYAT

Redaktur : ENDANG SUMARDI

KWT (Kelompok Wanita Tani) Bunga Tanjung Sari 1 RW 03 Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, diverifikasi oleh Tim Verifikasi Proklim (Program Kampung Iklim) Tingkat Nasional Tahun 2018, dari Ditjen (Direktorat Jendral) Pengendalian Perubahan Iklim KLH (Kementerian Linkungan Hidup), didampingi BLH (Badan Lingkungan Hidup) Propinsi Jawa Barat dan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 9 Agustus 2018.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, yang terdiri dari unsur Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Sukabumi, Kecamatan Baros, Kerlurahan Baros, LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) dan TP PKK Kelurahan Baros, Ketua RW 03 Kelurahan Baros, para Ketua RT se wilayah RW 03 Kelurahan Baros. para Tokoh Masyarakat, Wanita dan Pemuda, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Verifikasi Proklim Tingkat Nasional Tahun 2018 menandaskan, Proklim merupakan program berlingkup nasional, yang dikembangkan oleh KLH, untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan semua pihak, dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi.

Dikatakannya, melalui Proklim pemerintah memberikan penghargaan terhadap masyarakat di lokasi tertentu, yang telah melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, salah satunya KWT (Kelompok Wanita Tani) Bunga Tanjung Sari 1 RW 03 Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, berhasil maju menjadi kandidat lomba Proklim Tingkat Nasional Tahun 2018.

Dikatakan pula, Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi dinyatakan sebagai kampung iklim, karena memenuhi kriteria sebagai kampung iklim. Sebab masyarakat di Kelurahan Baros bisa menyikapi musim kemarau dan musim hujan dengan bijaksana, yakni dalam menghadapi musim kemarau membangun embun desa, yang berguna sebagai tempat penampungan air.

Selain itu, juga senantiasa konsisten menjaga hutan lindung yang ada di Kelurahan Baros, serta kesadaran masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan menggunakan limbah sebagai pupuk organik. Selanjutnya, masyarakat di kelurahan tersebut, senantiasa memanfaatkan halaman rumahnya dengan ditanami berbagai jenis sayuran, seperti sawi, kangkung, bayam dan yang lainnya, untuk menanbah ekonomi keluarganya.

Leave a Reply