BPBD KOTA SUKABUMI BELUM MEMBERLAKUKAN STATUS SIAGA BENCANA

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, hingga saat ini belum memberlakukan status siaga bencana. Padahal kasus bencana kebakaran di Kota Sukabumi, pada musim kemarau tahun 2018 ini mengalami peningkatan yang cukp signifikan, apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Adapun kasus bencana kebakaran di Kota Sukabumi pada periode bulan Januari 2018 sampai dengan bulan Agustus 2018, sudah terjadi 21 kasus kebakaran, dengan total kerugian mencapai Rp. 1,2 milyar.

Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Drs. Asep Suhendrawan menjelaskan, BPBD Kota Sukabumi hingga saat ini belum memberlakukan status siaga bencana, khususnya dalam menghadapi dan menanggulangi bencana kebakaran di Kota Sukabumi. Karena bencana kebakaran yang terjadi di Kota Sukabumi, mayoritas diakibatkan oleh kelalaian warga masyarakat. Karena untuk memberlakukan status siaga bencana itu harus didasari beberapa pertimbangan, seperti jumlah bencana, faktor penyebab bencana, dampak bencana dan yang lainnya. Sedangkan untuk memberlakukan status siaga kekeringan dan kebakaran, pihak BPBD Kota Sukabumi masih mengkaji dan mendalaminya, sebab cukup banyak pertimbangannya yang harus dilaksanakan.

Dikatakannya, kasus bencana kebakaran salah satunya terjadi akibat dari kekeringan atau musim kemarau. Namun dari sejumlah kasus kebakaran yang terjadi di Kota Sukabumi, rata-rata disebabkan oleh kelalaian warga masyarakat. Diantaranya kebocoran kompor gas dan konsleting arus pendek listrik. Untuk itu, pihak BPBD Kota Sukabumi belum mengajukan status siaga bencana kepada Kepala Daerah Kota Sukabumi. Namun demikian, pihak BPBD Kota Sukabumi senantiasa berupaya optimal menyiapkan dan menyiagakan petugas BPBD dan Damkar (Permadam Kebakaran) 1 kali 24 jam, untuk mengantisipasi dan menanggulangi kemungkinan terjadi bencana kebakaran di Kota Sukabumi.

Selain itu juga dikatakan, dalam musim kemarau tahun ini, belum berdampak pada kekeringan sumber air waga masyarakat secara signifikan, kendati ada beberapa lahan pertanian di Kota Sukabumi yang mulai terdampak kekeringan akibat musim kemarau, termasuk kekeringan sumber air. Tapi hingga saat ini pihak BPBD Kota Sukabumi belum menerima laporan langsung dari warga masyarakat, tentang terjadinya kekeringan akibat musim kemarau tahun ini. Sedangkan kasus kekeringan yang terjadi pada lahan pertanian di Kota Sukabumi, rata-rata di daerah yang sudah menjadi langganan pada setiap terjadi musim kemarau.

Leave a Reply