SANGGAR SENI CATRIK PALAGAN KOTA SUKABUMI AKAN MELAKSANAKAN KEMBALI UJIAN TARI JAIPONG TAHUN 2018

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Sanggar Seni dan Tari Catrik Palagan Kota Sukabumi, menurut rencana akan melaksanakan kembali Ujian Tari Jaipong Tahun 2018, yang dikemas dalam Pasanggiri Jaipong Catrik Palagan Kota Sukabumi Tahun 2018, tepatnya pada pertengahan bulan September 2018 yang akan datang, di Gedung Juang Kota Sukabumi atau di Aula Hotel Rengganis Kota Sukabumi. Seperti dijelaskan Ketua sekaligus Pendiri Sanggar Seni dan Tari Catrik Palagan Kota Sukabumi, Ki Domon, kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Sedangkan untuk pelaksanaan ujian tahun 2018 ini, merupakan pelaksanaan ujian yang ke 18 kali.

Adapun ujian yang akan dilaksanakan dalam tahun 2018 ini, menurut rencana akan diikuti oleh puluhan Penari Sanggar Seni dan Tari Catrik Palagan Kota Sukabumi, yang terdiri dari pelajar SD, SMP dan  SMA sederajat serta mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi yang ada di Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk mengetahui kemampauan dan keterampilan serta keakhlian seluruh Penari Sanggar Seni dan Tari Catrik Palagan Kota Sukabumi, khususnya dalam Menari Jaipong, supaya dapat bersaing dengan penari-penari Jaipong lainnya. Disamping itu, juga untuk meningkatkan dan mengembangkan seni dan budaya Sunda ke arah yang lebih baik dan menarik lagi, supaya tidak kalah oleh budaya asing, serta senantiasa digandrungi dan disukai oleh warga masyarakat, khususnya oleh generasi muda.

Menyinggung kriteria penilaian dalam ujian tari tersebut, menurut Ketua sekaligus Pendiri Sanggar Seni dan Tari Catrik Palagan Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 4 kriteria. Antara lain wiraga atau peragaan, wirasa atau perasaan, wirahma atau selaras dengan irama, serta payus atau keterpaduan dan kepantasan. Selain itu juga dijelaskan, penghayatan dari ke 4 kriteria tersebut, harus dapat direalisasikan dalam ujian dan pementasan tari. Karena ke 4 kriteria penilaian tersebut, harus dapat diperagakan oleh para penari secara baik dan sempurna. Dikatakannya, dalam ujian tersebut, seluruh penari dari berbagai kelompok akan dirangking, untuk memotivasi para penari, supaya lebih bersemangat dalam mengikuti ujian tari ini. Untuk menunjang kelancaran dan kebehasilan dalam mengikuti ujian tari ini, para penari sudah melakukan berbagai persiapan secara matang dan melakukan latihan dua kali dalam setiap Minggu, yakni pada setiap hari Rabu dan Jumat, supaya dapat tampil maksimal.

Lebih jauh dikatakan, Sanggar Seni dan Tari Catrik Palagan Kota Sukabumi sejak didirikan pada tahun 1999 yang lalu, hingga saat ini masih eksis membina dan melatih serta meningkatkan dan mengembangkan bakat-bakat para penari pemula, dengan target sasaran membentuk penari-penari jaipong yang profesional, dan saat ini memiliki anggota yang aktif sebanyak 60 orang penari. Dikatakan pula, keberadaan Sanggar Seni dan Tari Catrik Palagan Kota Sukabumi ini semakin dikenal di berbagai kalangan warga masyarakat dan pemerintahan, sehingga sering mendapat undangan kehormatan, untuk mengisi acara pada puncak peringatan Hari-Hari Besar Nasional dan acara lainnya. Seperti pada tanggal 29 Juli 2018 yang lalu, Sanggar Seni dan Tari Catrik Palagan Kota Sukabumi mendapat undangan untuk memeriahkan Bandung International Art Festival di Car Free Day Dago Bandung. Selain itu juga dikatakan, dalam kegiatan tersebut Sanggar Seni dan Tari Catrik Palagan Kota Sukabumi menampilkan Tari Jaipong Daun Pulus Keser Bojong, serta berhail memecahkan rekor sekaligus mendapat ORI (Original Record Indonesia) Award dari Panitia Penyelenggara.

Leave a Reply