SEBANYAK 60 KOPERASI DI KOTA SUKABUMI AKAN DIBUBARKAN OLEH KEMENKOP UKM RI

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Sebanyak 60 koperasi di Kota Sukabumi, menurut rencana akan dibubarkan oleh Kemenkop UKM (Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah) RI, karena terdata sudah tidak aktif dan sudah tidak melakukan aktivitas lagi. Kepala Diskop UKM-PP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian) Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M. menjelaskan, pihak Diskop UKM-PP Kota Sukabumi sudah menerima informasi tentang rencana pembubaran ke 60 koperasi tersebut dari Kemenkop UKM. Namun pihak Diskop UKM-PP Kota Sukabumi, akan melakukan verifikasi terlebih dahulu kepada ke 60 koperasi tersebut. Dijelaskan pula, ke 60 koperasi yang terdata tidak aktif di Kota Sukabumi serta akan dibubarkan oleh Kemenkop UKM tersebut, karena pengurus koperasinya belum memahami berbagai persyaratan dan kriteria yang harus dipenuhi oleh pengurus koperasi.

Kepala Diskop UKM-PP Kota Sukabumi mengungkapkan, jumlah koperasi di Kota Sukabumi sebelumnya mencapai 314 koperasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 103 koperasi dibubarkan oleh Kemenkop UKM, karena sudah tidak aktif lagi. Dikatakannya, ke 103 koperasi yang dibubarkan tersebut, mayoritas didominasi oleh koperasi kecil, yang mengalami kesulitan dalam penyediaan permodalan hingga pemasaran dan SDM (Sumber Daya Manusia). Sedangkan untuk koperasi besar semakin maju dan berkembang, bahkan banyak yang sudah memiliki aset milyaran rupiah.

Selain itu juga dikatakan, pihak Diskop UKM-PP Kota Sukabumi senantiasa berupaya optimal dan secara rutin setiap minggu sekali melakukan pembinaan ke setiap koperasi yang aktif di Kota Sukabumi, sekaligus menghimbau kepada seluruh pengurus koperasi, agar secara rutin melaksanakan RAT (Rapat Anggota Tahunan), serta harus dilaporkan ke Diskop UKM-PP Kota Sukabumi. Sebab RAT merupakan salah satu kewjiban dan keharusan bagi setiap koperasi.

Kepala Diskop UKM-PP Kota Sukabumi menandaskan, pihak Diskop UKM-PP Kota Sukabumi hanya memiliki tugas dan fungsi melaksanakan koordinasi dan pembinaan kepada seluruh koperasi yang aktif di Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, supaya seluruh koperasi di Kota Sukabumi memenuhi berbagai persyaratan dan kriteria yang ditentukan, serta bisa tetap eksis dan aktif, sekaligus menjadi soko guru perekonomian bagi warga masyarakat khususnya di Kota Sukabumi. Selain itu, juga sebagai salah satu upaya untuk mencapai Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa.

Leave a Reply