DINAS PERHUBUNGAN KOTA SUKABUMI AKAN MERUBAH SISTEM PEMBAYARAN RETRIBUSI PARKIR DI KOTA SUKABUMI

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, menurut rencana akan merubah sistem pembayaran retribusi parkir di Kota Sukabumi, dengan sistem pembayaran parkir berlangganan, yang pembayarannya disatukan dengan pembayaan pajak kendaraan. Dengan demikian, menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman, A.TD., para pemilik kendaraan di Kota Sukabumi tidak membayar retribusi parkir kepada petugas parkir. Karena pembayaran retribusi parkirnya sudah dibayar selama satu tahun, disatukan dengan pembayaran pajak kendaraan.

Dikatakannya, untuk mewujudkan rencana tersebut, pihak Dinas Perhubungan Kota Sukabumi sedang meminta legal opini aturan hukum dari Kejaksaan Negeri Sukabumi, terkait keberlangsungan pengelolaan parkir oleh pihak ketiga, yakni oleh CV Gilang Galuh Pratama. Karena pengelolaan parkir oleh pihak ketiga tersebut, kontrak kerja samanya dengan Pemerintah Kota Sukabumi, dalam waktu dekat akan selesai.

Untuk itu, pihak Dinas Perhubungan Kota Sukabumi masih menunggu arahan teknis tentang legal opini aturan hukum dari Kejaksaan Negeri Sukabumi, apakah pengelolaan parkir di Kota Sukabumi ini akan dilanjutkan oleh pihak ketiga atau diserahkan kepada Dinas Perhubungan Kota Sukabumi. Sebab dengan adanya legal opini aturan hukum dari Kejaksaan Negeri Sukabumi ini, Pemerintah Kota Sukabumi tidak akan melakukan pelelangan kembali pengelolaan parkir di Kota Sukabumi kepada pihak ketiga, setelah kontrak kerja sama dengan CV Gilang Galuh Pratama selesai, karena Dinas Perhubungan Kota Sukabumi akan merubah sistem pembayaran retribusi parkir di Kota Sukabumi, dengan sistem berlangganan.

Dikatakan pula, pembayaran retribusi parkir di Kota Sukabumi dengan sistem berlangganan ini lebih murah, apabila dibandingkan dengan pembayaran retribusi parkir harian kepada petugas parkir. Adapun pembayaran retribusi parkir berlangganan ini yakni sebesar Rp. 100 ribu per tahun, dan apabila dihitung perharinya hanya Rp. 270. Sedangkan apabila pembayaran retribusi parkir harian kepada petugas parkir, per harinya bisa mencapai antara Rp. 10 sampai dengan Rp. 15 ribu.

Demikian pula PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Sukabumi dari sektor parkir, apabila pembayaran retribusinya dengan sistem berlangganan tidak akan menurun, bahkan bisa lebih besar. Sebab pengelolaan parkir oleh pihak ketiga tersebut hanya memberikan kontribusi terhadap PAD Kota Sukabumi sebesar Rp. 1,7 milyar per tahun. Namun apabila menggunakan sistem berlangganan, sesuai dengan jumlah kendaraan yang ada di Kota Sukabumi saat ini yakni mencapai 14 ribu kendaraan, apabla dihitung bisa mencapai antara Rp. 7 hingga Rp. 8 milyar per tahun, dipotong untuk gaji petugas parkir sekitar Rp. 3 milyar, sehingga pemasukan dari sektor parkir ke PAD Kota Sukabumi bisa mencapai antara Rp. 4 sampai dengan Rp. 5 milyar per tahun.

Leave a Reply