ZAKAT PROFESI ASN DI KOTA SUKABUMI MASIH RELATIF RENDAH

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Zakat Profesi ASN (Aparatur Sipil Negara) atau PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Kota Sukabumi masih relatif rendah. Karena seperti diungkapkan Wakil Ketua 3 Bidang Administrasi Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Sukabumi, Drs. K.H. Muhammad Kusoy, M.Pd., dari total 4 ribu ASN di Kota Sukabumi hanya 30 persen yang menunaikan zakat profesinya secara rutin ke Baznas Kota Sukabumi, yakni dari 3 OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan instansi.

Adapun ke 3 OPD dan instansi tersebut, terdiri dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi dan Kantor Kemenag (Kementerian Agama) Kota Sukabumi. Karena di 3 OPD dan instansi tersebut, pembayaran zakat profesi ASN-nya sudah mengunakan sistem payroll atau dipotong langsung dari gajinya setiap bulan. Sedangkan di OPD lainnya, masih mengandalkan penagihan dari Petugas UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di OPD-nya masing-masing.

Menyinggung realisasi pengumpulan zakat profesi ASN di Kota Sukabumi dalam tahun 2018 ini, menurut Wakil Ketua 3 Bidang Administrasi Baznas Kota Sukabumi, hingga semester pertama tahun 2018 sudah terkumpul Rp. 1,8 milyar dari target sebesar Rp. 3 milyar.

Sedangkan upaya untuk memaksimalkan zakat profesi ASN di Kota Sukabumi, pihaknya sedang merencanakan dan merancang kerja sama dengan Pemerintah Kota Sukabumi dan Bank BJB Cabang Kota Sukabumi, agar zakat profesi ASN di Kota Sukabumi bisa dipotong secara langsung dari pendapatannya setiap bulan. Maksud dan tujuannya, untuk meringankan para ASN dalam melakukan pembayaran zakat profesinya setiap tahun.

Selain itu, juga sebagai salah satu upaya Baznas Kota Sukabumi, untuk meningkatkan realisasi pengumpulan zakat profesi dari ASN di Kota Sukabumi, supaya pendayagunaan zakat profesi dari ASN di Kota Sukabumi ini bisa lebih optimal, karena bisa merambah ke berbagai kalangan warga masyarakat yang memerlukan dan berhak menerima zakat.

Wakil Ketua 3 Bidang Administrasi Baznas Kota Sukabumi menandaskan, tidak semua ASN di Kota Sukabumi harus membayar zakat profesi, sebab ada aturannya. Adapun para ASN yang harus membayar zakat profesi ini, yakni para ASN yang penghasilannya telah mencapai nisab dan haul. Karena nisab merupakan batasan harta yang mewajibkan seseorang mengeluarkan zakat. Sedangkan haul merupakan batasan waktu, yakni ketika harta tersebut telah beredar selama satu tahun.

Leave a Reply