DPMPTSP KOTA SUKABUMI MENGELUARKAN APLIKASI OSS

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kota Sukabumi, mengeluarkan aplikasi OSS (One Single Submission). Adapun maksud dan tujuannya, menurut Kepala DPMPTSP Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M., dalam rangka upaya meningkatkan dan memudahkan pelayanan perizinan usaha kepada warga masyarakat. Selain itu, juga untuk menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat, serta murah dan mudah. Sebab aplikasi ini langsung terintegrasi dan berlaku di seluruh Indonesia, serta dapat diakses kapanpun dan dimanapun.

Untuk itu, seluruh pelaku usaha, baik yang berbentuk badan usaha maupun perorangan, UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) serta skala besar, baik yang baru maupun yang sudah berdiri, harus mendaftarkan ke aplikasi ini. Demikian pula usaha dengan modal yang seluruhnya berasal dari dalam negeri maupun terdapat komposisi modal asing, harus memiliki izin dari aplikasi ini. Karena para pelaku usaha yang sudah mendaftar ke aplikasi ini akan mendapatkan NIB (Nomor Induk Berusaha), sebagai identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS.

Dijelaskannya, setelah mendapatkan NIB, para pelaku usaha akan mendapatkan Izin Usaha atau Izin Operasional dan Komersial, sesudah melengkapi berbagai persyaratan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Disamping itu, para pelaku usaha juga harus menyelesaikan pembayaran perizinan berusaha, sesuai dengan ketentuan yang diatur dan ditetapkan oleh kementerian, lembaga atau daerah. Dijelaskan pula, seluruh perizinan yang telah diterbitkan oleh OSS akan diaktivasi dan berlaku efektif, setelah komitmen izin telah dipenuhi dan melakukan pembayaran biaya perizinan, seperti PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), retribusi atau yang lainnya, sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Lebih jauh Kepala DPMPTSP Kota Sukabumi menjelaskan, pelaksanaan pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik sistem OSS ini, dalam rangka upaya melaksanakan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, serta Surat Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Nomor S-186/SES.MEKON/07/2018 tanggal 18 Juli 2018, perihal Pelaksanaan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sistem OSS.

Selain itu juga dijelaskan, pelaksanaan kewenangan penerbitan perizinan berusaha termasuk penerbitan dokumen izin yang berkaitan dengan perizinan berusaha, wajib dilakukan melalui lembaga dan sistem OSS. Untuk itu, dalam pelaksanaannya, pihaknya siap melakukan pendampingan kepada para pengusaha, untuk mendaftar langsung ke OSS, tapi harus dilakukan oleh para pengusaha sendiri. Maksud dan tujuannya, supaya para pengusaha bisa mengoperasikan aplikasi sistem OSS ini. Sebab program ini merupakan program baru. Oleh karenanya. pihaknya akan senantiasa berupaya optimal melakukan sosialisasi dan memperkenalkan program ini kepada warga masyarakat, supaya program ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, sesuai dengan harapkan semua pihak. Diungkapkannya, program ini baru diterapkan pada bulan Agustus 2018, sehingga jumlah pengusaha di Kota Sukabumi yang sudah menggunakan progam atau sistem OSS ini baru sekitar 80 pengusaha.

Leave a Reply