SEJARAH SINGKAT LPPL RSPD 93,1 FM KOTA SUKABUMI

Oleh : ENDANG SUMARDI

LPPL (Lembaga Penyiaran Publik Lokal) RSPD (Radio Siaran Pemerintah Daerah) 93,1 FM Kota Sukabumi, pada awalnya bernama Radio Eksperimental Persiapan RRI (Radio Republik Indonesia). Pada masa kejayaan dan keemasannya, hampir seluruh warga masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi, setiap saat senantiasa fokus dan eksis menyimak siaran Radio ini, terutama pada setiap program penyiaran pemberitaan, yang disampaikan pada pagi, siang dan petang, baik melalui bahasa Indonesia maupun bahasa Sunda. Program penyiaran pemberitaan yang disampaikan Radio ini, yakni pemberitaan berbagai bidang pembangunan yang telah, yang sedang dan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah, serta mampu mengundang partisipasi aktif warga masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi dalam melaksanakan berbagai bidang pembangunan, baik fisik maupun non fisik. Kehadiran Radio yang didirikan sejak tahun 1960 yang lalu ini, cukup membanggakan semua pihak, karena mampu memberikan informasi yang terbaik kepada warga masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Adapun upaya untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan serta kelangsungan dan kesinambungan penyiaran dan penyebaran informasi pembangunan, setelah berusia 8 tahun sejak didirikan, Radio ini menjadi bagian integral Pemerintah Kota Sukabumi, dan secara struktural berada di bawah Bagian Humas, berdasarkan SK (Surat Keputusan) Gubernur Jawa Barat Nomor 201/Humas/SJ/1968, sekaligus dikukuhkan menjadi Sturada (Studio Radio Daerah) Kota Sukabumi. Selanjutnya pada tanggal 11 September 1969, Sturada diresmikan oleh Wali Kota Sukabumi, Saleh Wiradikarta, S.H., dan untuk mengelola aktivitas Sturada ini, para TKS (Tenaga Kerja Sukarela) di Sturada ini diangkat menjadi Pegawai Honorer Pemerintah Kota Sukabumi. Kemudian berdasarkan Perda (Peraturan Daerah) Kota Sukabumi Nomor 3 Tahun 1992, Sturada dimasukan dalam pengelolaan Humas Setda Kota Sukabumi. Sedangkan berdasarkan Perda Kota Sukabumi Nomor 18 Tahun 2000, nama Sturada dirubah menjadi RSPD, serta dikelola oleh Seksi Promosi dan RSPD Kantor Infokom (Informasi dan Komunikasi) Kota Sukabumi, yang disempurnakan dengan Perda Kota Sukabumi Nomor 20 Tahun 2001. Namun berdasarkan Perda Kota Sukabumi Nomor 8 Tahun 2003, keberadaan RSPD ini diciutkan, dan dimasukan ke Seksi Humas, serta secara rinci diatur dalam SK Walikota Sukabumi Nomor 44 Tahun 2004.

Seiring dengan perkembangan zaman yang terjadi serta kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, di Kota Sukabumi banyak bermunculan berdiri radio swasta, yang dibangun secara profesional dan proporsional, dengan menggunakan peralatan canggih yang sengaja didatangkan dari luar negeri, yakni built-up. Sedangkan RSPD Kota Sukabumi masih mengggunakan perangkat lama, yakni mesin hasil rakitan, sehingga kualitas dan daya jangkau siarannya pun jauh ketinggalan oleh radio-radio swasta, karena pada waktu itu, selain masih dihadapkan pada kualitas SDM (Sumber Daya Manusia), juga dihadapkan pada anggaran yang tersedia. Sementara perangkat canggih yang dimiliki RSPD Kota Sukabumi, yakni mesin built-up, baru terealisir pada tahun 2005, serta didatangkan dari Italy. Selain itu, penataan dan peningkatan penyiaran RSPD Kota Sukabumi secara gradual terus dilakukan, sebagai salah satu upaya dan langkah optimalisasi pelayanan informasi dan komunikasi kepada warga masyarakat, baik dari sisi infra struktur maupun sufra struktur, diantaranya dengan merilis aplikasi android, melakukan optimalisasi siaran melalui media sosiai dan berbagai aplikasi online/ serta sejak beberapa tahun yang lalu meningkatkan daya jangkau melalui voice streaming/ supaya bisa sampai dan bisa didengar di berbagai belahan dan penjuru dunia.

Leave a Reply