DLH KOTA SUKABUMI BERUPAYA OPTIMAL MENDATA JUMLAH POHON DI KOTA SUKABUMI

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Sukabumi, senantiasa berupaya optimal mendata jumlah dan kondisi pohon di Kota Sukabumi, dengan menggunakan sistem aplikasi KTP Bandros (Kartu Tanda Pohon Berbasis Andriod) Kota Sukabumi. Kepala Bidang Penataan Taman dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Sukabumi, Sony Hermanto, S.H., M.Si. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya program tersebut, agar seluruh pohon yang ada di Kota Sukabumi bisa terdata, serta seluruh lapisan warga masyarakat bisa mengetahui jumlah pohon yang ada di Kota Sukabumi, termasuk kondisi dan kegunaannya, melalui aplikasi KTP Bandros Kota Sukabumi.

Selain itu juga dijelaskan, aplikasi KTP Bandros ini untuk mempermudah petugas DLH Kota Sukabumi dalam menginput data pohon, serta untuk memudahkan warga masyarakat dalam mengetahui kondisi pohon, sekaligus untuk memfasilitasi warga masyarakat dalam memberikan informasi kepada petugas DLH Kota Sukabumi, apabila ada pohon yang rusak atau kondisinya mengkhawatirkan.

Sebab segenap lapisan warga masyarakat bisa mengadukan terkait kondisi pohon di Kota Sukabumi ke DLH Kota Sukabumi, disertai poto pohon yang diadukannya melalui aplikasi KTP Bandros ini. Dengan demikian, petugas DLH Kota Sukabumi bisa secepatnya mendatangi pohon yang diadukan oleh warga masyarakat, sebab aplikasi KTP Bandros ini dilengkapi GPS (Global Positioning System) tracking atau sistem pemantauan jarak jauh menggunakan Satelit GPS.

Dijelaskan pula, Pohon ber-KTP Bandros di Kota Sukabumi, dalam tahun 2018 ini ditargetkan bisa mencapai 500 pohon, serta pada tahun 2019 mendatang ditargetkan bisa mencapai 2.500 pohon. Sedangkan pada saat ini, pohon yang sudah ber-KTP Bandros di Kota Sukabumi baru mencapai 30 pohon, itu pun masih dalam tahap uji coba, karena keterbatasan anggaran yang tersedia.

Menyinggung jumlah pohon yang ada di Kota Sukabumi. seperti diungkapkan Kepala Bidang Penataan Taman dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Sukabumi, saat ini sekitar 3.000 pohon, tersebar di 7 wilayah kecamatan dan 33 kelurahan se Kota Sukabumi. Dikatakannya, dari jumlah pohon tersebut, DLH Kota Sukabumi tidak bisa mendeteksi kondisi seluruh pohon, karena keterbatasan SDM (Sumber Daya Manusia), yakni hanya 62 orang, dengan 161 stracking, yang didalamnya terdiri dari jalur hijau, taman median, taman kota, taman pulau, vertikal garden dan sebagainya. Dikatakan pula, untuk mengawasi 3.000 pohon yang ada di Kota Sukabumi saat ini, dilakukan setiap jam dengan memanfaatkan SDM yang ada. Karena idealnya, untuk mengawasi pohon tersebut diperlukan 3 orang di setiap stracking jalan.

Leave a Reply