SELURUH APARATUR PEMERINTAH PELAYANAN PUBLIK AGAR MENEGUHKAN KOMITMEN DALAM MEWUJUDKAN 3 HAL UTAMA

Reporter :  ARIF HIDAYAT

Redaktur : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., menghimbau kepada seluruh aparatur pemerintah pelayanan publik, agar meluruskan niat dan meneguhkan komitmen dalam mewujudkan  3 hal utama, Antara lain, yang pertama aparatur pemerintah harus hadir untuk mengajak, agar masyarakat selalu tunduk dan patuh pada perintah Allah SWT, karena ini merupakan pondasi awal keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Yang kedua aparatur pemerintah harus mampu mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat, dengan memberikan keteladanan yang baik bagi masyarakat, dan yang ketiga aparatur pemerintah harus dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam penyelenggaraan pelayanan dasar yang didasarkan pada hati yang tulus dan ikhlas, serta kebersamaan, kekompakan dan kerja keras. Dikatakannya, selama 5 tahun ke depan, seluruh aparatur pemerintah khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, akan berusaha sekuat tenaga, untuk menghadirkan yang santun dan melayani masyarakat dengan baik, demi terwujudnya Kota Sukabumi yang Religius, Nyaman dan Sejahtera.

Himbauan Wali Kota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan,  pada Upacara Puncak Peringatan Hari Perhubungan Nasional serta Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun 2018 Tingkat Kota Sukabumi, hari Senin, 24 September 2018, bertempat di Halaman Apel Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.

Disamping itu, Wali Kota Sukabumi juga menyampaikan amanat Menteri Agraria dan Tata Ruang, diantaranya dalam upaya meningkatkan kualitas rencana tata ruang di Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertahanan Nasional, sudah meluncurkan sistem informasi biografis tata ruang, serta memungkinkan setiap orang dapat mengakses rencana tersebut dan berlaku secara nasional. Dikatakannya, dengan terbukanya akses rencana tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat akan tata ruang dapat meningkat, serta dapat berperan aktif dalam proses penyusunan rencanana tata ruang dan pengawasan, khususnya yang berkenaan dengan legalisasi aset, melalui pendaptaran tanah sistem lengkap, yang jumlah bidang tanah keseluruhan di Indonesia kurang lebih 126 juta bidang tanah, serta diharapkan pada tahun 2025 seluruh bidang tanah tersebut telah terdaftar. Dikatakan pula, untuk melaksanakan percepatan pendaftaran tanah tersebut, diperlukan upaya optimalisasi penggunaan teknologi terkini, sejalan dengan modernisasi pelayanan Kementrian ATR BPN.

Selain itu, pembangunan infraktuktur adalah prasyarat untuk peningkatan produktifitas dan daya saing nasional serta berkembangnya investasi. Adapun salah satu kegiatan pengting terkait dengan pembangunan insfraktuktur, yakni pelaksanaan pengadaan lahan. Undang-undang dan peraturan yang ada telah membuktikan pengadaan barang yang cepat dan pasti. Oleh karenanya, dukungan pemerintah propinsi serta kabupaten dan kota termasuk instansi lainya, sangat menentukan suksesnya pengadaan tanah tersebut. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi menyerahkan santunan kepada 100 anak yatim di sekitar lingkungan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.

Leave a Reply