UPACARA PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA TAHUN 2018 SERTA DEKLARASI DAMAI PILEG DAN PILPRES TAHUN 2019

Reporter :  ARIF HIDAYAT

Redaktur : ENDANG SUMARDI

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2018 Tingkat Kota Sukabumi serta Deklarasi Damai Pileg (Pemilihan Legislatif) dan Pilpres (Pemilihan Presiden) Tahun 2019, di Kota Sukabumi dipusatkan di Halaman Parkir Terminal Tipe A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi, tepatnya hari Senin pagi, 1 Oktober 2018. Adapun yang betindak selaku Inspektur Upacara, yakni Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd.

Sedangkan yang hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sukabumi, unsur FKPD (Forum Kumunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Ketua TP PKK dan DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kota Sukabumi, para Asisten Setda Kota Sukabumi, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), para Camat dan Lurah, Ketua KPU Kota Sukabumi, Ketua Panwaslu Kota Sukabumi, unsur Partai Politik dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wali Kota Sukabumi menandaskan, Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada setiap tanggal 1 Oktober, merupakan upaya semua pihak untuk terus meneguhkan niat komitmen dan kesetiaan kepada Pancasila, sebagai idiologi dan dasar negara, serta alat pemersatu bangsa. Catatan sejarah memberikan gambaran, bahwa kesepakatan seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai dasar negara tidak selamanya berjalan mulus, karena di tengah perjalanannya banyak tangtangan bahkan rongrongan untuk mengubah Pancasila dengan berbagai cara, bahkan menggunakan kekerasan dan senjata. Adapun puncak rongrongan tersebut terjadi pada tanggal 30 September 1965, melalui Pemberontakan PKI (Partai Komunis Indonesia), yang dikenal dengan sebutan G 30 S PKI. Namun Alhamdulillah, Bangsa Indonesia masih diselamatkan oleh Alloh SWT, melalui Perjuangan TNI, para Ulama dan Santri serta Partai dan Ormas, baik yang berhaluan agama maupun perjuangan beserta seluruh elemen bangsa, upaya komunis untuk mengubah Idiologi Pancasila ini dapat digagalkan.

Ditandaskan pula, Negara Indonesia adalah negara yang sangat besar dengan jumlah penduduk saat ini sekitar 200 juta lebih. Gambaran obyektif tentang penduduk Indonesia ini, setidaknya mempunyai dua perpektif. Pertama merupakan sebuah potensi dan kebanggaan, karena tidak mudah menyatukan penduduk dengan keanekaragaman suku dan budaya, dan yang kedua merupakan sebuah kerawanan sekaligus tangtangan, sebab bangsa Indonesia memiliki banyak aspek yang dapat berdampak pada disintregrasi bangsa, apabila tidak pandai merawat dan menjaga tali ikatan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, dibacakan Deklarasi Damai Pileg dan Pilpres Tahun 2019, oleh Ketua KPU Kota Sukabumi, Panwaslu Kota Sukabumi dan Ketua Organda Kota Sukabumi, dilanjutkan penandatanganan damai Pileg dan Pilpres Tahun 2019 di Kota Sukabumi. Usai Upacara, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, unsur FKPD Kota Sukabumi serta Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, menempelkan Stiker Perdamaian, pada sejumlah Angkot yang ada di sekitar Terminal Tipe A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi.

Leave a Reply