WANITA PARUH BAYA BERINISIAL TR YANG DIDUGA PENCULIK ANAK TERNYATA ODGJ

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Wanita paruh baya dan berbadan gempal berinisial TR warga Kampung Cisadaria, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi yang diduga penculik anak, sempat ditangkap dan diamankan oleh masyarakat RT 3 RW 17 Kampung Koleberes, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 3 Oktober 2018, serta sempat viral di Media Sosial. Setelah berhasil ditangkap dan diamankan, wanita tersebut langsung dibawa dan diamankan di Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Waudoyong, Kota Sukabumi, selanjutnya dibawa dan diamankan di Polsek Warudoyong Kota Sukabumi.

Namun wanita tersebut, oleh aparat Polsek Warudoyong langsung dikirimkan ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi untuk diperiksa, karena pada saat diinterogasi, baik di Kelurahan Dayeuhluhur maupun di Polsek Warudoyong,  wanita tersebut memperlihatkan ada gelagat gangguan jiwa. Adapun hasil pemerikasaan dari sejumlah saksi dan pemeriksaan kesehatan oleh dokter ahli kejiwaan RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, wanita tersebut ternyata ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

Selanjutnya dokter ahli kejiwaan RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi mengungkapkan, pihak RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi pernah merawat dan menangani pasien ODGJ dan sudah dinyatakan sembuh, namun kembali mengalami gangguan jiwa, serta kebetulan pasien tersebut suka terhadap anak-anak. Diungkapkan pula, karena ini masalah sosial, pasien tersebut akan ditangani oleh Pemerintah Kota Sukabumi secara konfrehensif, bekerjasama dengan Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 Kota Sukabumi dan OPD serta lembaga terkait lainnya.

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi bersama Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letkol Kav. Mujahidin, S.Sos. dan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, S.H., S.I.K., M.Si. serta para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan lembaga terkait lainnya, meninjau langsung kondisi dan perkembangan wanita tersebut, yang sedang dirawat di RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 4 Oktober 2018, sekaligus untuk memastikan kebenaran kabar penculikan anak yang sempat Viral di Media Sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi menandaskan, semua pihak, baik Pemerintah Kota Sukabumi maupun Polres Sukabumi Kota dan Kodim 0607 Kota Sukabumi serta OPD dan  lembaga terkait lainnya, senantiasa responsip terhadap berbagai keluhan masyarakat, khususnya yang berhubungan dengan isu penculikan anak yang sempat viral di Media Sosial.

Selain itu, Wali Kota Sukabumi langsung mengklarifikasi, bahwa isu penculikan anak tersebut tidak ada, yang ada hanya ODGJ. Untuk itu, Wali Kota Sukabumi menghimbau kepada segenap lapisan masyarakat, agar tetap tenang dan jangan panik sekaligus meningkatkan kewaspadan dan kehati-hatian. Ditandaskannya, Pemerintah Kota Sukabumi bersama Polres Sukabumi Kota dan Kodim 0607 Kota Sukabumi serta OPD dan lembaga terkait lainnya, akan senantiasa hadir sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Leave a Reply