PMI KOTA SUKABUMI MEMBUKA POSKO 24 JAM

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Seperti dikatakan Ketua PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Sukabumi, drh. H. Suranto Sumowiryo, PMI Kota Sukabumi mulai pekan kemarin membuka Posko 24 jam di depan Markas PMI Kota Sukabumi, Jalan Arief Rahman Hakim Kota Sukabumi. Adapun maksud dan tujuannya, untuk memberikan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) dan kesiapan Ambulance, bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan dan membutuhkan P3K dan Ambulance di sekitar Markas PMI Kota Sukabumi, sebelum dievakuasi ke rumah sakit.

Dijelaskannya, dalam kegiatan tersebut PMI Kota Sukabumi  menerjunkan satu orang tenaga medis, dibantu oleh tiga orang Relawan PMI. Dijelaskan pula, selain memberikan P3K, juga memberikan pelayanan cek kesehatan gratis dan fasilitas Ambulance. Dengan demikian, apabila ada masyarakat yang membutuhkan Ambulance dan P3K, Ambulance akan segera meluncur mendatangi masyarakat tersebut.

Lebih jauh Ketua PMI Kota Sukabumi menjelaskan, dibukanya Posko 24 jam ini, mendapat sambutan dan antusias dari segenap lapisan masyarakat. Sebab pada saat ada kecelakaan di sekitar Markas PMI, bisa langsung ditangani dan diatasi oleh para Relawan PMI Kota Sukabumi. Ketua PMI Kota Sukabumi mengharapkan, dengan dibukanya Posko 24 jam ini, ada manfaatnya bagi masyarakat, khususnya yang mengalami kecelakaan.

Sementara Ketua Bidang Relawan PMI Kota Sukabumi, Zaini menambahkan, untuk menunjang kelancaran dan memperkuat kapasitas TRC (Tim Reaksi Cepat) Tim Pengawal Ambulance Darah, PMI Kota Sukabumi sudah memberikan pelatihan kepada 15 orang Relawan PMI yang tergabung dalam Tim Pengawal Ambulance Darah atau Kelompok IEA PMI Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan sistem koordinasi yang intensif dan lebih baik, serta sebagai panduan bagi Relawan PMI yang tergabung dalam TRC Pengawal Ambulance Darah, dalam melaksanakan tugas secara cepat dan tepat.

Untuk itu, pelatihan tersebut tidak hanya difokukan pada satu arah dari nara sumber saja, tapi juga difokuskan pada diskusi dan studi kasus serta simulasi dalam melakukan Pengawalan Ambulance Darah di lapangan. Sebab TRC Pengawal Ambulance Darah ini merupakan ujung tombak dalam keamanan darah. Dengan demikian, darah tidak mengalami kerusakan selama di perjalanan, serta tidak mengganggu terhadap fungsi pelayanan umum UTD (Unit Transfusi Darah) PMI Kota Sukabumi.

Leave a Reply