MENOLAK SECARA TEGAS LGBT DI KOTA SUKABUMI

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi beserta berbagai lapisan dan kalangan masyarakat Kota Sukabumi, menolak secara tegas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di Kota Sukabumi, dengan membubuhkan Tanda Tangan dalam Acara Gerakan 1.000 Tanda Tangan Menolak LGBT di Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 21 Oktober 2018, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi. Dijelaskannya, yang ditolak bukan orangnya tapi penyakitnya, serta
Kota Sukabumi harus bersih dari LGBT dan harus dicegah secara bersama-sama oleh berbagai lapisan dan kalangan masyarakat. Karena LGBT sangat dilarang dalam syariat Islam. Bahkan di semua agama pun melarang perilaku seks menyimpang tersebut.

Dijelaskan pula, apabila LGBT mengatasnamakan HAM (Hak Asasi Manusia), tidak ada artinya bila dibandingkan dengan kekuatan aturan Alloh. Lebih jauh dijelaskan, para penderita LGBT bisa dibina dan dididik, supaya bisa kembali kepada kodratnya. Untuk itu, Pemerintah Kota Sukabumi akan melakukan kerjasama dengan DPRD Kota Sukabumi, RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Kota Sukabumi dan yang lainnya, untuk membuka konsultasi dan terapi bagi para penderita LGBT.

Dalam pada itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Sukabumi Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Danny Ramdhani, S.H. didampingi Anggota Komosi III DPRD Kota Sukabumi Bidang Kesejahteraan Rakyat, Syihabudin, S.Pdi., menyambut baik dan positif terhadap rencana yang akan dilaksanakan oleh Wali Kota Sukabumi tersebut. Diharapkannya, dengan konsultasi dan terapi, para penderita LGBT bisa kembali kepada kodratnya dan fitrah alaminya sebagai manusia.

Sementara Koordinator Lapangan Gerakan 1.000 Tanda Tangan Menolak LGBT di Kota Sukabumi, Oksa Bachtiar Camshah mengharapkan, dengan dilaksanakannya aksi ini. ke depan ada follow up atau tindak lanjutnya, sehingga Kota Sukabumi bersih dari LGBT. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Sukabumi dan DPRD Kota Sukabumi serta Polres Sukabumi Kota, untuk membahas masalah tersebut.

Gerakan 1.000 Tanda Tangan Menolak LGBT di Kota Sukabumi ini, diikuti oleh sejumlah Ormas Islam, diantaranya PD Persis Kota Sukabumi, Peristri Kota Sukabumi, Pemudi Persis Kota Sukabumi, Hijabers Mom Community Sukabumi, Sahabat Kristiawan Peduli, Persaudaraan Muslimah Kota Sukabumi, Komunitas Seniman Sukabumi, Permatapadi Kota dan Kabupaten Sukabumi, Permatapadi Jawa Barat, Permak Bodi Sukabumi dan Ormas Islam lainnya.

Leave a Reply