LK3 MERUPAKAN MEDIA KONSULTASI BAGI INDIVIDU MASYARAKAT DAN KELUARGA

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Seperti ditandaskan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, LK3 (Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga) merupakan media konsultasi bagi individu masyarakat dan keluarga, yang mengalami masalah sosial psikologis, KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), Perceraian, Masalah Ekonomi, Anak Terlantar, Lansia (Lanjut Usia), Narkoba dan masalah sosial lainnya. Penandasan Wali Kota Sukabumi tersebut, disampaikan saat menutup secara resmi Sosialisasi LK3 Goes to School di SMA Negeri  2 Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 22 Oktober 2018, yang mengambil tema, Dengan LK3 Perkuat Ketahanan Keluarga untuk Mencegah LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di kalangan Pelajar.

Ditandaskan pula, permasalahan psikososial yang ditangani oleh LK3 Dinas Sosial Kota Sukabumi, yakni masalah anak yang berhadapan dengan hukum, anak terlantar dan pencabulan, serta yang sangat perlu diperhatikan dan diwaspadai yakni masalah LBGT. Wali Kota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya Sosialisasi LK3 di sekolah, bisa berdampak positif pada pencapaian secara bertahap visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi yang Religius, Nyaman dan Sejahtera. Selain itu, juga dapat memberikan manfaat untuk kepentingan pembangunan, serta masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan LK3 ini, untuk mewujudkan sinergitas antara berbagai elemen masyarakat, khususnya dalam mencegah dan mengurangi terjadinya permasalahan dalam keluarga, terutama permasalahan psikososial khususnya LGBT.

Dikatakannya, yang harus dicegah itu bukan orangnya tapi penyakitnya, supaya Kota Sukabumi bersih dari LGBT. Karena LGBT sangat dilarang dalam syariat Islam. Bahkan di semua agama pun melarang perilaku seks yang menyimpang tersebut. Dikatakan pula, bila LGBT mengatasnamakan HAM (Hak Asasi Manusia), tidak ada artinya apabila dibandingkan dengan kekuatan aturan Alloh. Disamping itu juga dikatakan, para penderita LGBT bisa dibina dan dididik, supaya bisa kembali kepada kodratnya. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi akan melakukan kerjasama dengan DPRD Kota Sukabumi, RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Kota Sukabumi dan yang lainnya, untuk membuka konsultasi dan terapi bagi para penderita LGBT.

Leave a Reply