SEBANYAK 3 KECAMATAN DI KOTA SUKABUMI SANGAT RAWAN TERJADI BENCANA

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, Akhmad Zulkarnain, S.E. menjelaskan, sebanyak 3 kecamatan di Kota Sukabumi sangat rawan serta berpotensi terjadi bencana, khususnya bencana banjir dan tanah longsor. Antara lain Kecamatan Cikole, Kecamatan Gunungpuyuh dan Kecamatan Lembursitu. Hal tersebut sesuai dengan hasil survey yang dilakukan BPBD Kota Sukabumi, ke 7 wilayah kecamatan se Kota Sukabumi.

Untuk itu, pada musim hujan saat ini, BPBD Kota Sukabumi berupaya optimal meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana di Kota Sukabumi, termasuk melakukan berbagai persiapan, diantaranya dengan menyiapsiagakan personil selama 24 jam. Selain itu, BPBD Kota Sukabumi sudah melaksanakan sosialisasi dan simulasi tentang penguatan dan kesiagaan daerah rawan bencana ke 7 kecamatan se Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, supaya masyarakat di Kota Sukabumi memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mengantisipasi dan menangulangi bencana, serta dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya dalam mengantisipasi dan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di wilayahnya masing-masing. Karena wilayah Kota Sukabumi masuk daerah rawan bencana di Jawa Barat. Oleh karenanya, masyarakat di Kota Sukabumi harus diberi dan dibekali pengetahuan dan pemahaman tentang cara-cara melakukan penanggulangan bencana dengan baik.

Dijelaskan pula, berdasarkan informasi dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) Jawa Barat, mulai bulan Oktober 2018, Kota Sukabumi sudah memasuki musim hujan. Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, mengimbau kepada segenap lapisan masyarakat, agar senantiasa waspada dan siap siaga sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di wilayahnya masing-masing. Disamping itu, apabila terjadi bencana di wilayahnya, agar segera dilaporkan kepada aparat instansi terkait, atau kepada aparat wilayah kelurahan dan kecamatannya masing-masing atau langsung ke BPBD Kota Sukabumi, untuk ditindaklanjuti dan ditanggulangi secara optimal dan terpadu, dengan seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) serta instansi dan lembaga terkait lainnya.

Leave a Reply