WORKSHOP PENGGALANGAN KEMITRAAN DENGAN DUNIA USAHA, BERSAMA MENCEGAH TUBERKULOSIS

Reporter : Ratna Nurseha

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis, bukan penyakit keturunan ataupun kutukan seperti mitos yang berkembang di masyarakat awam. Penyakit TB dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak, orang dewasa bahkan sampai lansia. Penyakit ini dapat disembuhkan jika diobati sesuai dengan petunjuk medis.

Penyakit TB dapat menular secara langsung saat berinteraksi dengan penderita. Bisa menular melalui udara dari percikan dahak penderita, dipengaruhi oleh jumlah kuman, lama kontak dan daya tahan tubuh. Karena cepatnya penularan, penyakit ini bisa menular dimana saja. Di rumah, di lingkungan sekitar termasuk di tempat kerja atau di tempat usaha. Karena cepatnya penularan penyakit TB, maka harus ada upaya pencegahan yang dilakukan bersama-sama antara pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan dengan masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga terkait.

Hal tersebut dikemukakan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, ST., MKM., saat membuka Workshop Penggalangan Kemitraan dengan Dunia Usaha, dengan tema ‘Bersama Mencegah Tuberkulosis’ di Rumah Makan Sunda Rasa Kota Sukabumi, Selasa, 13 November 2018. Workshop yang diselenggarakan Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi ini diikuti oleh perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, SKPD terkait di lingkungan Pemkot Sukabumi, dan media massa. Adapun nara sumber pada kegiatan ini yakni Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Lulis Delawati, MARS., dan Kabid Sosbud Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah, M.Si.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Lulis Delawati, MARS., salah satu narasumber dalam workshop ini mengungkapkan, jumlah kasus TB di Kota Sukabumi hingga trimester ketiga tahun 2018 berjumlah 1.140 kasus, 8 orang meninggal dunia dan 8 kasus MDR TB (Multi Drugs Resistant – penderita yang resisten terhadap obat TB), serta 27 kasus MDR dalam pengobatan.

Program kemitraan antara Dinas Kesehatan dengan dunia usaha dalam upaya pencegahan dan pengendalian TB di lingkungan kerja adalah dengan memanfaatkan dana CSR (Corporate Social Responsibility) yang dimiliki perusahaan untuk mencegah dan mengobati penyakit TB di lingkungan perusahaan. Dengan adanya upaya pencegahan dan pengobatan penyakit TB ini diharapkan karyawan lebih sehat sehingga lebih produktif, angka absensi karena sakit menurun serta dapat meningkatkan pengaruh dan citra sehat perusahaan.

Adapun upaya yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit TB di lingkungan perusahaan, antara lain dengan menggalakkan program imunisasi BCG, penyuluhan tentang hidup sehat, penyuluhan tentang gejala awal TB dan mencegah penularan, membantu penjaringan kasus, serta membantu pengadaan sarana kesehatan seperti laboratorium. Sementara upaya pengobatan yang dapat dilakukan diantaranya, menyediakan obat, menyediakan pengawas minum obat, mengawasi kepatuhan minum obat dan pendidikan kelompok sebaya.

 

 

 

Leave a Reply