PROGRAM KB DI ERA JKN BELUM BERJALAN OPTIMAL

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H. menandaskan, Program KB (Keluarga Berencana) di era JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) belum berjalan optimal. Adapun salah satu kendalanya, yakni belum adanya standar klinis pelayanan KB yang harus diselesaikan di FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama), atau harus dirujuk ke FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan). Contohnya Tindakan Tubektomi Interval, apakah harus diselesaikan di FKTP atau dirujuk ke FKRTL.

Penandasan Wakil Wali Kota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi Workshop Akselerasi Program KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) Menuju Pelayanan KB di Era JKN, tepatnya tanggal 16 November 2018, di Hotel Taman Sari Kota Sukabumi.

Sedangkan kendala lainnya, yakni belum terintegrasinya sistem informasi fasilitas kesehatan, antara BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan dengan SIM (Sistem Informasi Manajemen) BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional). Dikatakannya, sistem informasi tersebut sangat penting, untuk memastikan setiap fasilitas kesehatan terdata dalam subsistem distribusi alat kontrasepsi dan pencatatan serta pelaporan pelayanan kontrasepsi.

Selain itu, Wakil Wali Kota Sukabumi mengharapkan, agar ketentuan mengenai standardisasi pelayanan KB serta pemenuhan kebutuhan alat dan obat kontrasepsi bagi para peserta JKN, di fasilitas kesehatan dapat diatur secara jelas, termasuk keterlibatan BKKBN, sebagai salah satu Anggota Komite Nasional dalam penetapan daftar dan harga obat, serta alat kesehatan dan bahan medis habis pakai.

Dikatakan pula, program KB sangat penting direalisasikan oleh segenap lapisan masyarakat, untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Hal tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015, Tentang RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) Tahun 2014-2019, bahwa Program KB Nasional merupakan rangkaian pembangunan kependudukan dan keluarga kecil berkualitas. Disamping itu, juga sebagai salah satu langkah penting dalam mencapai pembangunan berkelanjutan, yang diarahkan pada upaya pengendalian kuantitas penduduk, melalui KB serta pengembangan dan peningkatan kualitas penduduk.

Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Sukabumi menghimbau kepada segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal merealisasikan program KB, untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera khususnya di Kota Sukabumi.

Leave a Reply