PENYELENGGARAAN MTQ TIDAK HANYA DIMAKNAI SEKEDAR PENEGUHAN SYIAR ISLAM SAJA

Reporter / Editor : ENDANG SUMARDI

Penyelenggaraan MTQ (Musabaqoh Tilawatil Quran) tidak hanya dimaknai sekedar peneguhan syiar islam saja, tapi juga diharapkan bisa menjadi barometer untuk mengukur hasil atau outcome pembelajaran Al-Quran di masyarakat, baik yang dilakukan melalui pendidikan formal di sekolah maupun pendidikan non formal di pesantren, masjid, mushola, majelis taklim dan lain-lain. Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H., saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi MTQ Ke 39 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2018, bertempat di Pondok Pesantren Hayatan Tohyyibah Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 3 Desember 2018. Adapun yang bertindak selaku tuan rumah dalam penyelenggaraan MTQ tahun 2018 ini, yakni Kecamatan Gunungpuyuh.

Selain itu juga dijelaskan, diselenggarakannya MTQ ini merupakan salah satu upaya dan ikhtiar Pemerintah Kota Sukabumi, untuk memberikan ruang dan dukungan kepada masyrakat, dalam rangka menumbuhkembangkan pembanguan bidang keagamaan, yang diharapkan bisa memberikan dampak positif dalam upaya mewujudkan Kota Sukabumi yang Religius, Nyaman dan Sejahtera. Lebih jauh Wakil Wali Kota Sukabumi menjelaskan, bahwa pada tanggal 7 Desember 2018 ini, Pemerintah Kota Sukabumi akan melaunching Gerakan Magrib Mengaji, serta akan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Diharapkannya, dengan dilaksanakannya Gerakan Magrib Mengaji ini, seluruh masyarakat muslim di Kota Sukabumi bisa kembali kepada buku pintarnya, serta way of life atau jalan hidup dan panduan hidupnya, yakni Al-Quran.

Sementara PLT (Pelaksana Tugas) Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si. selaku Ketua Umum LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran) Kota Sukabumi menjelaskan, tema MTQ tahun ini, yakni Dengan Semangat MTQ Kita Satukan Langkah Membangun Generasi Qurani Menuju Kota Sukabumi yang Religius, Nyaman dan Sejahtera. Adapun Cabang dan Golongan yang di-MTQ-kan, antara lain Murottal Anak, Remaja dan Dewasa serta Qiroat Sab’ah Mujawwad, Hifdzil Quran Golongan 1 Juz dan Tilawah, 5 Juz dan Tilawah, serta 10 Juz, 20 Juz  dan 30 Juz. Selanjutnya Khat Al-Quran Golongan Naskah, Hiasan Mushaf, Dekolarasi dan Komtemporer, Tafsir Al-Quran Golongan Bahasa Arab, Inggris dan Indonesia, Fahmil Quran, Syarhil Quran dan Menulis Makalah Al-Quran, serta tambahan Lomba Devile dan Festival Marawis antar Kecamatan se Kota Sukabumi. Sedangkan peserta yang mengikuti MTQ ini, seluruh berjumlah 302 orang, tidak termasuk peserta Lomba Devile dan Festival Marawis.

Leave a Reply