DINAS KESEHATAN KOTA SUKABUMI MENYIAGAKAN SELURUH PUSKESMAS DI KOTA SUKABUMI

Reporter / Editor : ENDANG SUMARDI

Pada musim hujan saat ini, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menyiagakan seluruh Puskesmas yang ada di Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Hj. Ritanenny Edlien Silyena Mirah., untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan munculnya berbagai jenis penyakit, khususnya penyakit diare dan DBD (Demam Berdarah Dengue) di Kota Sukabumi, Sebab pasca turun hujan, biasanya sering terjadi genangan air di beberapa titik lokasi, serta secara epidemis jentik-jentik Nyamuk Aedes Aegypti biasanya berkembang biak dalam genangan air tersebut. Namun apabila masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitar pemukimannya, hal tersebut tidak akan terjadi.

Untuk itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, agar senantiasa waspada dan berhati-hati, serta senantiasa berupaya optimal mengantisipasi dan mencegah kemungkinan munculnya penyakit DBD di lingkungannya masing-masing, diantaranya dengan melakukan gerakan kebersihan di lingkungannya masing-masing, dan secara rutin melaksanakan Gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) termasuk melakukan kegiatan 3-M, yakni Menutup dan Menguras Bak Penampungan Air serta Mengubur barang-barang bekas dan membersihan genangan air, yang dapat digunakan tempat bersarang dan berkembang biak Nyamuk Aedes Aegypti. Sedangkan penyakit diare, sering muncul di lokasi-lokasi yang lingkungannya kotor, seperti banyak sampah yang biarkan dan terkena guyuran hujan. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi juga sudah mengintruksikan kepada para petugas di setiap Puskesmas, untuk senantiasa mengantisipasi dan memberi pemahaman kepada masyarakat, agar senantiasa berupaya optimal menjaga dan meningkatkan kesehatan lingkungan.

Menyinggung wilayah di Kota Sukabumi yang paling rawan dan berpotensi terhadap munculnya penyakit diare dan DBD, seperti diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, yakni pada wilayah yang penduduk padat, seperti wilayah Kecamatan Citamiang, Kecamatan Cikole, dan Kecamatan Baros. Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya sudah meminta sekaligus menginstruksikan kepada para petugas di setiap Puskesmas khususnya di wilayah tersebut, agar melakukan pemetaan terhadap lokus-lokus atau tempat-tempat yang memiliki potensi tinggi sekaligus mengantisipasi terhadap keumgkinan munculnya kedua jenis penyakit tersebut. Karena para petugas di setiap Puskesmas di Kota Sukabumi khususnya Petugas Promosi Kesehatan Lingkungan, sudah paham terhadap lokus-lokus yang memiliki potensi tinggi tethadap munculnya kedua jenis penyakit tersebut di wilayahnya masing-masing.

Leave a Reply