PROGRAM SUKABUMI KECE DITARGETKAN DAPAT MENCETAK 1.500 WIRAUSAHA MUDA

Reporter / Editor : ENDANG SUMARDI

Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H. menandaskan, Program Sukabumi Kece (Kelurahan Entrepreneurship Center) Pemerintah Kota Sukabumi, dalam setiap tahunnya ditargetkan dapat menciptakan dan mencetak sebanyak 1.500 wirausaha muda di Kota Sukabumi. Ditandaskan pula, dilaksankannya program tersebut, menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kota Sukabumi, untuk menciptakan dan mencetak para pelaku usaha baru dan inkubator pelaku bisnisnya, termasuk modal usahanya, pendidikan, pelatihan, pendampingan dan pengembangannya. Selain itu juga ditandaskan, dalam menciptakan dan mencetak para pelaku usaha baru, Pemerintah Kota Sukabumi tentu akan mensuport modal, manajerial dan pemasarannya. Adapun modal untuk para pelaku usaha baru ini, berupa pinjaman tanpa bunga, serta hanya untuk para pelaku usaha kecil saja, seperti warung, kerajinan tangan dan sejenisnya.

Menyinggung para pelaku usaha kreatif di Kota Sukabumi, menurut Wakil Wali Kota Sukabumi pada umumnya sudah memiliki naluri entrepreuneur, hanya tinggal meningkatkan dan mengembangkan usaha dan pemasarannya. Adapun salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Sukabumi dalam membantu pemasaran produk para pelaku usaha kreatif di Kota Sukabumi, diantaranya dengan membuka perwakilan pemasaran di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau. Karena di Kota Batam, para pelaku usaha dibantu membuat kemasan yang baik dan tahan lama serta lebih menarik. Dijelaskannya, di Kota Batam Pemerintah Kota Sukabumi membangun Little Sukabumi Marketing, serta disiapkan tenaga IT (Informasi dan Teknologi)-nya sekaligus didesain dan dikemas lebih baik dan menarik, supaya memiliki nilai jual yang baik. Karena masalah dan kendala utama yang dihadapi oleh para pelaku usaha kreatif di Kota Sukabumi, yakni masalah kemasan.

Disamping itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga akan membuka Sukabumi Mart di Kota Sukabumi, untuk pemasaran produk UKM (Usaha Kecil dan Menengah) di Kota Sukabumi secara retail. Sedangkan kepemilikan modal Sukabumi Mart ini dilaksanakan secara bersama, yakni maksimal sebesar Rp. 5 juta untuk setiap pemodal. Sementara jenis barang yang dijual di Sukabumi Mart, hampir sama dengan mini market lainya yang ada di Kota Sukabumi saat ini. Lebih jauh dijelaskan, kepemilikan Sukabumi Mart ini sekitar 70 persen oleh masyarakat dalam bentuk koperasi atau dalam bentuk badan usaha lainnya. Dengan demikian, Sukabumi Mart ini tidak dimonopoli oleh para pemodal besar, serta akan dilaksanakan penjualan dalam bentuk grosir untuk membantu warung kecil. Dijelaskan pula, Sukabumi Mart ini menurut rencana berada dibawah Program Sukabumi Kece Pemeintah Kota Sukabumi. Untuk itu, Pemeintah Kota Sukabumi sudah melakukan kerjasama dengan sejumlah badan usaha khususnya koperasi, dan sudah melakukan kerjasama dengan Dekopinda (Dewan Koperasi Indonesia Daerah) Kota Sukabumi, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program tersebut.

Leave a Reply