POLRES SUKABUMI KOTA MENGERAHKAN TIM PENJINAK BOM

Reporter / Editor : ENDANG SUMARDI

Polres Sukabumi Kota, mengerahkan Tim Penjinak Bom di 20 Geraja yang ada di wilayah Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, seperti ditandaskan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, S.H., S.I.K., M.Si., untuk mencegah adanya aksi teror Bom sekaligus untuk menciptakan dan meningkatkan suasana kondusif wilayah Kota Sukabumi. Berkaitan dengan hal tersebut, ke 20 Geraja yang ada di wilayah Kota Sukabumi, sudah disisir dan disterilisasi, berkoordinasi dan bekerjasama dengan Brimob, untuk memastikan keamanan ibadah umat Kristiani pada perayaan Natal Tahun 2018.

Selain itu, Polres Sukabumi Kota juga melaksanakan pengamanan melekat di 20 Gereja yang ada di wilayah Kota Sukabumi selama 24 jam hingga selesai Operasi Lilin Lodaya Tahun 2018, yakni hingga selesai perayaan Tahun Baru 2019. Adapun anggota aparat keamanan yang tegabung dalam Operasi Lilin Lodaya Tahun 2018 ini, merupakan aparat gabungan, yang terdiri dari Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 Kota Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala Kostrad dan Pemerintah Kota Sukabumi. Sedangkan jumlah aparat keamanannya, disesuaikan dengan jumlah jemaat umat Kristiani di setiap Gereja.

Menyinggung aparat keamanan yang tergabung dalam Operasi Lilin Lodaya Tahun 2018 untuk mengamankan perayaan Natal Tahun 2018 dan perayaan Tahun Baru 2019 di Kota Sukabumi, menurut Kapolres Sukabumi Kota seluruhnya berjumlah 900 orang, yang terdiri dari Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 Kota Sukabumi, Yonif 310 Kidang Kancana, Yon Armed 13 Nanggala Kostrad dan Pemerintah Kota Sukabumi, ditempatkan di 20 Gereja yang ada di wilayah Kota Sukabumi, serta di 2 Pos Gabungan dan 6 Pos Pengamanan.

Disamping itu, juga di beberapa titik keramaian dan kemacetan lalu lintas serta aksi kriminalitas dan aksi teror di wilayah Kota Sukabumi. Dengan demikian, apabila ada ancaman dan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak, dapat segera ditindaklanjuti dan ditangani secara optimal, sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Ditandaskan pula, aparat keamanan gabungan ini merupakan sinergi dari seluruh stake holder, dalam rangka pengamanan perayaan Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019.

Sementara Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H. menandaskan, Pemerintah Kota Sukabumi akan senantiasa berupaya optimal membantu pengamanan dan kelancaran perayaan Natal Tahun 2018 dan perayaan Tahun Baru 2019, dengan mengerahkan seluruh aparat SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait, serta menyiagakan seluruh Rumah Sakit dan Puskesmas termasuk PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Sukabumi selama 24 jam. Apalagi di Kota Sukabumi sudah dilaunching dan dilaksanakan program Home Care atau Pelayanan Kesehatan dan Ambulance Gratis Sigap serta Puskesmas Siaga, untuk mengantisipasi dan menangani berbagai hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak.

Leave a Reply