PEMERINTAH KOTA SUKABUMI AKAN BERUPAYA OPTIMAL MEMPERBAIKI RUTILAHU

Reporter / Editor : ENDANG SUMARDI

Seperti dikatakan Kepala DPU-PRP-KPP (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kota Sukabumi, Dr. Ir. H. Asep Irawan, M.Sc., Pemerintah Kota Sukabumi akan berupaya optimal memperbaiki Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) serta sanitasi dan air bersih di Kota Sukabumi, berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat.

Adapun anggaran untuk memperbaiki Rutilahu serta sanitasi dan air bersih di Kota Sukabumi, dibantu oleh APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dari Pemerintah Pusat dan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Provinsi Jawa Barat. Sedangkan APBD Kota Sukabumi, digunakan untuk memperbaiki infrastuktur lingkungan, seperti jalan lingkungan, drainase dan talud. Dijelaskannya, kendati pada tahun 2019 mendatang biaya untuk memperbaiki Rutilahu di Kota Sukabumi belum dianggarkan, namun komunikasi antara Pemerintah Kota Sukabumi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus dilakukan. Maksud dan tujuannya, supaya Pemerintah Kota Sukabumi mendapat anggaran untuk membiayai perbaikan Rutilahu serta sanitasi dan air bersih dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dijelaskan pula, untuk tahun 2019 mendatang, Wali Kota Sukabumi sudah mengajukan permohonon kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak 1.000 unit Rutilahu di Kota Sukabumi untuk diperbaiki. Karena program perbaikan Rutilahu ini, menjadi fokus dan salah satu program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Periode Tahun 2018-2023, supaya selama 5 tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Periode Tahun 2018-2023, masalah Rutilahu di Kota Sukabumi bisa diselesaikan.

Menyinggung perbaikan Rutilahu di Kota Sukabumi pada tahun 2018, menurut Kepala DPU-PRP-KPP Kota Sukabumi mencapai 874 unit rumah, menghabiskan anggaran sekitar Rp. 12 milyar dari APBN Pemerintah Pusat dan APBD Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kepala DPU-PRP-KPP Kota Sukabumi mengatakan merasa yakin dan optimis, bahwa jumlah Rutilahu di Kota Sukabumi akan terus berkurang, terutama pada tahun 2019 mendatang. Karena untuk tahun 2019 mendatang, Wali Kota Sukabumi sudah mengajukan permohonon kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak 1.000 unit Rutilahu di Kota Sukabumi untuk diperbaiki. Adapun persyaratan bagi setiap pemilik Rutilahu untuk mendapatkan bantuan tersebut, antara lain tanahnya harus milik sendiri dan bukan berstatus kontrakan, serta lokasinya harus berada di luar Bantaran Sungai dan Rel Kereta.

Leave a Reply