PEMERINTAH KOTA SUKABUMI AKAN MEMECAH PUSAT KERAMAIAN KOTA SUKABUMI

Reporter / Editor : ENDANG SUMARDI

Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Sukabumi, Ir. H. Rudi Djuansyah menandaskan, Pemerintah Kota Sukabumi akan berupaya optimal memecah kawasan pusat keramaian Kota Sukabumi, ke dua wilayah kecamatan, yakni ke wilayah Kecamatan Warudoyong dan Kecamatan Cibeureum. Karena hingga saat ini, pusat keramaian Kota Sukabumi hanya terfokus di satu kecamatan saja, yakni di Kecamatan Cikole. Sebab di kecamatan tersebut banyak sekali perkantoran pemerintah, sekolah dan sejumlah fasilitas perbelanjaan, termasuk Pusat Pemerintahan Kota Sukabumi, yakni Balai Kota Sukabumi dan DPRD Kota Sukabumi. Sebagai contohnya untuk kawasan industri akan dipusatkan di wiayah Kecamatan Warudoyong tepatnya di Jalan Cemerlang, serta untuk kawasan pendidikan dan perkantoran akan dipusatkan di wilayah Kecamatan Cibeureum termasuk RTH (Ruang Terbuka Hijau).

Ditandaskan pula, rencana pemecahan kawasan pusat keramaian Kota Sukabumi tersebut, mengacu pada Perda (Peraturan Daerah) Kota Sukabumi Nomor 11 Tahun 2012 tentang RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kota Sukabumi. Selain itu, juga untuk merealisasikan kebijakan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah. Selain itu juga ditandaskan, RTRW Kota Sukabumi ini berlaku untuk 20 tahun ke depan, mulai tahun 2019 sampai dengan tahun 2039, serta RTRW ini akan direalisasikan secara bertahap, terutama dalam memecahkan kawasan pusat keramaian Kota Sukabumi.

Lebih jauh ditandaskan, untuk pemindahan Pusat Pemerintahan Kota Sukabumi, yakni ke wilayah Kecamatan Cibeureum. Sedangkan untuk instansi vertikal seperti Kantor Polres Sukabumi Kota dan Kantor Kejaksaan Negeri Sukabumi, yakni ke wilayah selatan Kota Sukabumi. Dijelaskannya, lahan untuk Kantor Kejaksaan Negeri Sukabumi sudah disiapkan, yakni di samping Gedung Kesenian Kota Sukabumi, tepatnya di wilayah Kecamatan Warudoyong. Sementara lahan untuk Kantor Polres Sukabumi Kota masih dicari lahan yang cocok. Karena Pemerintah Kota Sukabumi hanya menyiapkan lahannya saja. Sedangkan untuk pembangunannya diserahkan kepada instansi masing-masing.

Selanjutnya dijelaskan, untuk pemindahan Pusat Pemerintahan Kota Sukabumi, akan dilaksanakan secara bertahap selama 5 tahun, karena memerlukan anggaran yang sangat besar, yakni sekitar 359 milyar rupiah. Untuk itu, Pemerintah Kota Sukabumi akan meminta bantuan ke Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Selain itu, juga direncanakan pembangunan Pasar Induk Kota Sukabumi di wilayah Kecamatan Cibeureum. Berkatan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan Pasar Induk Kota Sukabumi seluas 3 hektar, tepatnya di wilayah Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum.

Leave a Reply