WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA SUKABUMI SUDAH MENUNTASKAN PROGRAM 100 HARI KERJA

Reporter / Editor : ENDANG SUMARDI

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Periode Tahun 2018-2023, H. Achmad Fahmi dan H. Andri Setiawan Hamami, S.H., M.H., sudah menuntaskan Program 100 Hari Kerja, tepatnya sejak dilantik oleh Gubenur Jawa Barat, Ridwan Kamil, tanggal 20 September 2018 yang lalu, beserta 5 pasangan Kepala Daerah Kabupaten dan Kota lainnya di Jawa Barat, di Gedung Merdeka Bandung. Adapun Program 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi tersebut, terdiri dari bidang Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Ekonomi dan bidang lainnya, serta lebih mengedepankan terhadap akses pelayanan publik. Diantaranya Program Home Care atau Pelayanan Kesehatan dengan menempatkan 15 Perawat di 15 Puskesmas, untuk memberikan pelayanan kesehatan dan non kuratif ke rumah pasien dan keluarga yang memiliki keterbatasan fisik, materi dan psikologis. Program tersebut sudah dilaunching, tepatnya pada acara puncak Peringatan Ke 54 HKN (Hari Kesehatan Nasional) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2018, di depan Balai Kota Sukabumi, tanggal 25 November 2018, serta telah memberikan dampak positif kepada masyarakat, yakni sudah ada sekitar 93 keluarga yang sudah terfasilitasi.

Selanjutnya Program Ambulance Gratis Sigap 24 jam, untuk memfasilitas pelayanan secara gratis, yang difokuskan pada penanganan cepat atau quick response stabilisasi pasien dan transportasi pasien, yang terkontrol secara online di aplikasi Super (Sukabumi Participated Responder) Pemerintah Kota Sukabumi, yang dapat diakses langsung oleh masyarakat, serta sudah ada 35 masyarakat yang memanfaatkan fasilitas Ambulance Gratis tersebut. Selain itu juga program Rumah Singgah Pemerintah Kota Sukabumi, yang berlokasi di Jalan Mulyasari Culdesac Nomor 7 RT 02 RW 04 Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, untuk membantu masyarakat Kota Sukabumi yang sedang berobat atau dirawat di Kota Bandung, untuk beristirahat atau menginap secara gratis di Rumah Singgah Pemerintah Kota Sukabumi, dengan persyaratan menyerahkan poto copy KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau KK (Kartu Keluarga) dan Surat Keterangan Dokter, kepada Petugas Rumah Singgah Pemerintah Kota Sukabumi atau kepada Pengurus Rumah Zakat Bandung.

Kemudian Program Klinik Sore, untuk memfasilitasi pelayanan dasar kesehatan pada waktu sore, dan hingga saat ini sudah ada 3 Puskesmas yang telah berjalan, yakni Pukesmas Selabatu dan Pusksmas Sukabumi Kecamatan Cikole serta Puskesmas Baros Kecamatan Baros. Disamping itu, juga masih banyak program lainnya yang sudah dilaunching dan dilaksanakan, diantaranya Program Curhat Keliling, Program Aplikasi Super, Program Si Geulis (Inovasi Gerakan Literasi Sukabumi) dan Program Sukabumi Kece (Kelurahan Entrepreneurship Center) Pemerintah Kota Sukabumi, sebagai pusat pendidikan, pelatihan, pendampingan dan pengembangan kewirausahaan di tingkat kelurahan di Kota Sukabumi, serta diprioritaskan untuk warga Kota Sukabumi usia produktif, yakni usia 16 sampai dengan 30 tahun.

Wali Kota Sukabumi menandaskan, dalam pemerintahan tidak ada istilah program 100 hari kerja. Tapi istilah tersebut sudah biasa dan melekat di masyarakat kepada pimpinan yang baru. Namun demikian, program 100 hari kerja ini akan dijadikan bagian untuk konsolidasi selama 5 tahun ke depan dalam kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Periode Tahun 2018-2023. Untuk itu, Wali Kota Sukabumi meminta masukan dan saran kepada masyarakat Kota Sukabumi, terhadap berbagai program yang sudah dilaunching dan dilaksanakan. Karena berbagai program tersebut, bukan merupakan ukuran keberhasilan atas kinerjanya. Berkaitan dengan hal tersebut, penilaiannya dikembalikan kepada masyarakat, apakah kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi ini sudah sesuai dengan keinginan masyarakat atau tidak. Sebab Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, ingin bersama-sama dengan masyarakat membangun Kota Sukabumi ke arah yang lebih baik lagi.

Leave a Reply