MASYARAKAT KELURAHAN KEBON JATI MELAKSANAKAN KERJA BHAKTI DI SUNGAI CILELES

Reporter : ARIF HIDAYAT

Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Masyarakat Kelurahan Kebon Jati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, melaksanakan kerja bhakti mengeruk batu, pasir dan sampah di Sungai Cileles, bersama Aparat BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, tepatrnya tanggal 18 Januari 2019. Maksud dan tujuannya, supaya pada saat turun hujan tidak terjadi lagi banjir. Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Drs. Asep Suhendrawan mengatakan, kegiatan kerja bhakti ini merupakan salah satu bentuk kegiatan Pemerintah Kota Sukabumi dan BPBD Kota Sukabumi. dalam rangka upaya memberikan pelayanan, pelindungan dan pengayoman kepada masyarakat, khususnya dari bencana banjir. Karena berdasarkan informasi dan laporan yang masuk kepada BPBD, bahwa Sungai Cileles yang mengairi beberapa kelurahan di Kota Sukabumi sering terjadi banjir. Namun dari beberapa kelurahan di Kota Sukabumi yang dilintasi Sungai Cipeles, yang paling parah diterjang banjir sungai tersebut, yakni wilayah RW 05 dan 06 Kelurahan Kebon Jati.

Dijelaskannya, sampai dengan bulan Januari 2019, di Kota Sukabumi sudah terjadi bencana di 27 titik, mulai dari bencana kebakaran, banjir dan longsor. Tapi dari bencana yang terjadi tersebut, tidak ada korban jiwa. Sedangkan mengenai kerugiannya, sampai saat ini masih dihitung. Namun demikian, Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi  menghimbau kepada segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi, terutama yang berdomisili di sepanjang daerah aliran sungai dan perbukitan, agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana di wilayahnya masing-masing, supaya dapat menyelamatkan diri dan seluruh anggota keluarganya serta masyarakat lainnya. Karena berdasarkan informasi dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), bahwa curah hujan yang tinggi akan terjadi sampai dengan bulan Maret atau bulan April 2019. Sedangkan puncak hujan akan terjadi pada bulan Januari dan bulan Febuari 2019. Sementara Ketua RW 09 Kelurahan Kebon Jati, Lukman Kurniawan menjelaskan, bahwa kejadian banjir akibat meluapnya Sungai Cileles ini terjadi pada tanggal 13 Januari 2019, yang ketinggiannya mencapai lutut, akibat pintu air tidak bisa dibuka, sebab tertutup oleh tumpukan berbagai jenis sampah. Dijelaskan pula, dulu di sekitar Sungai Cileles banyak pohon dan resapan air, tapi resapan air tersebut sekarang tidak ada, akibat banyak hotel yang dibangun di sekitar aliran sungai, sehingga volume air menjadi tinggi dan mengakibatkan terjadinya banjir. Selain itu juga dijelaskan, kejadian banjir di wilayah Kelurahan Kebon Jati ini merupakan yang ke 2 kalinya, yakni yang pertama pada tanggal 6 Janurai 2019 dan yang kedua pada tanggal 13 Januari 2019.

Leave a Reply