MASYARAKAT AGAR MELAKUKAN BERBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DBD


Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, menghimbu kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Sukabumi, agar senantiasa waspada dan berhati-hati sekaligus melakukan berbagai upaya pencegahan terhadap kemungkinan munculnya penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) di wilayahnya masing-masing. Karena jumlah kasus DBD di Kota Sukabumi, sejak bulan Desember 2018 sampai dengan bulan Januari 2019 sudah mencapai 50 kasus, diantaranya satu orang meninggal dunia, yakni di Kecamatan Lembursitu. Oleh karenanya, penanganan dan penanggulangan penyakit DBD ini, difokuskan di Kecamatan Lembursitu.

Tapi bukan berarti kasus penyakit DBD ini tidak terjadi di kecamatan lainnya di Kota Sukabumi, namun yang menelan korban jiwa dari kasus penyakit DBD ini, yakni di Kecamatan Lembursitu. Sebab kasus penyakit DBD ini, menyebar ke seluruh kecamatan di Kota Sukabumi. Bahkan baru-baru ini, ada penderita DBD dari Kecamatan Lembursitu yang kondisinya sangat mengkhawatirkan, namun saat ini kondisinya sudah membaik.

Wali Kota Sukabumi mengatakan, Pemerintah Kota Sukabumi sudah menyiapkan dan membuat surat edaran, agar seluruh lapisan masyarakat Kota Sukabumi senantiasa berupaya optimal melakukan berbagai upaya pencegahan tehadap kemungkinan munculnya penyakit DBD, diantaranya dengan melaksanakan Gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk), termasuk melaksanakan kegiatan 3-M, yakni Menutup dan Menguras Bak Penampungan Air, serta Mengubur barang-barang bekas yang dapat digunakan tempat bersarang dan berkembang biak NyamukAedes Aegypti di wiayahnya masing-masing, serta senantiasa berupaya optimal meningkatkan daya tahan tubuh masing-masing, terutama pada musim hujan saat ini.

Dalam pada itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Hj. Ritanenny Edlien Silyena Mirah. menjelaskan, ada tiga wilayah endemis DBD di Kota Sukabumi, antara lain wilayah Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole, Kelurahan Nanggeleng Kecamatan Citamiang, dan Kelurahan Cibeureum Hilir Kecamatan Cibeureum. Sedangkan difokuskannya penanganan dan penanggulangan penyakit DBD di Kecamatan Lembursitu ini, karena adanya temuan kasus DBD di Kecamatan Lembursitu yang meninggal dunia. Padahal wilayah Kecamatan Lembursitu ini, sebelumnya tidak termasuk wilayah endemis DBD.

Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi secara simbolis menyerahkan Abate atau Obat Pembunuh Jentik Nyamuk kepada masyarakat Kecamatan Lembursitu, sekaligus menyampaikan informasi, bahwa Abate ini bisa didapatkan di Puskesmas terdekat secara gratis. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menghimbau kepada segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi, apabila di wilayahnya ada masyarakat yang mengalami demam tinggi, agar segera dibawa dan diperiksa ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit.

Leave a Reply