PETUGAS PARKIR AKAN DIIKUTSERTAKAN JADI PESERTA BPJS KESEHATAN DAN KETENAGAKERJAAN


Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Seperti dikatakan Kepala UPT (Unit Pelaksana Tugas) Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Rudi Hartono, S.Kom., pihaknya akan berupaya optimal memperhatikan dan meningkatkan kesejahteraan Petugas Parkir di Kota Sukabumi, yakni akan diikutsertakan jadi peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Karena sampai dengan saat ini, Petugas Parkir di Kota Sukabumi yang jumlahnya mencapai ratusan ini, belum diikutsertakan jadi peserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Adapun maksud dan tujuannya, untuk memberi jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan kepada Petugas Parkir di Kota Sukabumi. Selain itu, juga untuk memotivasi dan meningkatkan semangat Petugas Parkir di Kota Sukabumi, dalam menjalankan peran, fungsi dan tugasnya. Dijelaskannya, rencana Petugas Parkir di Kota Sukabumi akan diikutsertakan jadi peserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan ini, merupakan gagasan dan inisiatif Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi. Sedangkan upaya untuk merealisasikan dan mewujudkan rencana tersebut, pihaknya sudah mengusulkan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.

Sebab pekerjaan yang dijalankan oleh Petugas Parkir ini sangat rentan, sehingga perlu mendapat jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan. Selain itu, peran Petugas Parkir terhadap peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Sukabumi pun khususnya dari Retribusi Parkir cukup besar. Buktinya dalam tahun 2018, PAD Kota Sukabumi yang didapat dari Retribusi Parkir mencapai Rp. 1,7 milyar. Sedangkan untuk tahun 2019, pendapatan dari Retribusi Parkir ini, pihaknya menargetkan sebesar Rp. 2,7 milyar. Untuk itu, pihaknya ingin mengikutsertakan Petugas Parkir di Kota Sukabumi jadi peserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Menyinggung jumlah Petugas Parkir di Kota Sukabumi saat ini, menurut Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi  yang tercatat mencapai 300 orang, serta seluruhnya harus dilindungi. Sebagai salah satu contohnya, beberapa waktu yang lalu ada Petugas Parkir yang meninggal dunia pada saat bekerja. Karena tidak ada jaminan BPJS Ketenagakerjaan, pihak UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi hanya memberikan santunan kepada keluarga Petugas Parkir tersebut. Tapi apabila Petugas Parkir tersebut jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, bisa mendapat santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan. Sebab BPJS Ketenagakerjaan memberi jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan pensiun bekerja.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi mengharapkan, rencana  akan mengikutsertakan Petugas Parkir di Kota Sukabumi jadi peserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan ini, dapat disetujui oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi dan Pemerintah Kota Sukabumi, supaya rencana tersebut dapat segera terealisasi dan terwujud dengan baik.

Leave a Reply