DKP3 KOTA SUKABUMI BERUPAYA MENINGKATKAN MONITORING TERHADAP OPT PADI

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan) Kota Sukabumi, senantiasa berupaya optimal meningkatkan dan mengintensifkan monitoring terhadap OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) Padi di Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, seperti dijelaskan Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Ir. Hj. Kardina Karsoedi, M.T., untuk mengantisipasi dan mengurangi hama padi di Kota Sukabumi. Karena pada setiap musim hujan, sering terjadi serangan hama terhadap tanaman padi. Sedangkan hama yang sering menyerang tanaman padi pada musim hujan, yakni hama HBD (Hawar Daun Bakteri), Sundep, Wereng Batang Cokelat, Kutu Kebul, Hama Blas dan Tikus.

Dikatakannya, hama tersebut sering menyerang tanman padi, setelah kemunculan daun kelima, atau tanaman padi mulai membentuk anakan bersamaan dengan berkembangnya tunas baru sampai dengan fase berbunga. Namun berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh pihak DKP3 Kota Sukabumi, hama yang menyerang tanaman padi di Kota Sukabumi hanya Hama Blas, serta hama tersebut dapat diantisipasi dan ditanggulangi dengan baik.

Menginggung luas lahan sawah di Kota Sukabumi, menurut Kepala DKP3 Kota Sukabumi, saat ini hanya tinggal 1.400 hektar lagi. Dari luas lahan sawah tersebut, seluas 321 hektar merupakan LP2B (Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan), yang terdiri dari lahan sawah milik masyarakat dan lahan sawah milik Pemerintah Kota Sukabumi. Dikatakan pula, luas LP2B tersebut sangat aman dari alih fungsi lahan, karena lokasinya jauh dari jalan raya.

Ditandaskannya, seluruh lahan sawah tersebut senantiasa dimonitor dan dijaga secara optimal oleh pihak DKP3 Kota Sukabumi bersama-sama dengan para petani, terutama dari mulai ditanami padi sampai dengan dipanen, supaya hasil produksi pertaniannya meningkat serta dapat memenuhi dan melampaui target. Adapun produksi padi di Kota Sukabumi pada tahun 2018 yang lalu, seperti diungkapkan Kepala DKP3 Kota Sukabumi, melebihi target yang telah ditetapkan. Diharapkannya, produksi padi di Kota Sukabumi pada tahun 2019 ini pun dapat meningkat dan melampaui target yang ditetapkan, supaya pendapatan dan kesejahteraan para petani di Kota Sukabumi dapat meningkat.

Leave a Reply