BPBD KOTA SUKABUMI MENGGENCARKAN GERAKAN MEMBERSIHKAN SUNGAI

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi bersama masyarakat, pada musim hujan saat ini berupaya optimal meningkatkan dan menggencarkan gerakan menyusur dan membersihkan sungai di Kota Sukabumi, dari bebagai jenis sampah. Maksud dan tujuannya, menurut Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Drs. Asep Suhendrawan, sebagai salah satu upaya menjaga lingkungan dan kebersihan sungai di Kota Sukabumi, dari berbagai jenis sampah, sekaligus untuk mengantisipasi bencana banjir.

Dijelaskannya, gerakan tersebut merupakan bagian dari siaga bencana banjir dan salah satu bentuk kesiagaan menghadapi bencana banjir di Kota Sukabumi. Selain itu, gerakan tersebut merupakan bagian dari program Wali Kota Sukabumi, yakni Gerakan Jumsih (Jumat Bersih) di Kota Sukabumi. Dijelaskan pula, gerakan tersebut sudah dilaksanakan oleh BPBD Kota Sukabumi bersama masyarakat Kelurahan Kebonjati dan Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole, tepatnya di Sungai Cileles. Hasilnya cukup memuaskan dan membanggakan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, karena tumpukan berbagai jenis sampah yang ada di sungai tersebut dapat diangkat dan dibersihkan. Lebih jauh dijelaskan, sungai tersebut mengalami pendangkalan, yang diakibatkan oleh tumpukan berbagai jenis sampah. Oleh karenanya, pada saat turun hujan lebat beberapa waktu yang lalu, air sungai tersebut meluap ke pemukiman masyarakat.

Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi mengharapkan, gerakan tersebut dapat memotivasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan sungai, serta tidak membuang sampah sembarangan ke sungai dan selokan. Disamping itu, gerakan tersebut dapat menjadi salah satu upaya pencegahan dini bencana banjir di Kota Sukabumi. Dikatakannya, dalam melaksanakan gerakan tersebut, pihaknya senantiasa melakukan koordinasi dengan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Sukabumi serta DPU-PRP-KPP (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kota Sukabumi, supaya hasilnya optimal dan tepat sasaran. Dikatakan pula, gerakan tersebut akan senantiasa dilaksanakan di sejumlah titik sungai lainnya di Kota Sukabumi, terutama yang mengalami pendangkalan akibat banyaknya tumpukan berbagai jenis sampah.

Menyinggung bencana yang terjadi di Kota Sukabumi khususnya pada periode bulan Januari 2019, seperti diungkapkan Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi mencapai 36 kali kejadian bencana. Dari jumlah kejadian bencana tersebut, sebagian besar berupa bencana banjir dan tanah longsor. Dijelaskannya, apabila dibandingkan dengan periode bulan Januari 2018, bencana yang terjadi di Kota Sukabumi pada bulan Januari 2019 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Karena pada bulan Januari 2018 yang lalu, hanya 6 kali kejadian bencana.

Leave a Reply