BPBJ SETDA KOTA SUKABUMI GELAR BIMTEK PENGADAAN BARANG DAN JASA

Reporter : KHAERU SOBRI

Redaktur/Editor : RATNA NURSEHA

Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Sukabumi menggelar bimbingan teknis pengadaan barang dan jasa pemerintah bagi pelaku usaha, di Hotel Horison, Rabu, 13 Februari 2019. Kegiatan yang diselenggarakan selama satu hari tersebut, dibuka oleh Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, dan diikuti sebanyak 75 pelaku usaha yang mewakili beberapa asosiasi, baik penyedia kontruksi maupun non kontruksi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi mengatakan, dengan perubahan polarisasi pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah maka munculah tiga pilar kekuatan. Pertama, pilar negara yang terdiri dari eksekutif, legislatif dan yudikatif. Sedangkan Pilar yang kedua yaitu Civil Society yang meliputi akademisi, masyarakat dan lembaga sosial lainnya. Pilar yang ketiga yaitu pilar pasar yang didalamnya ada pelaku usaha.

 

Dijelaskannya, pelaksanaan pembangunan pemerintah tidak akan berjalan dengan baik dan sukses tanpa adanya kolaborasi tiga pilar tersebut. Pasalnya, negara ini tidak mungkin bisa aman dan nyaman tanpa didukung civil society maupun panggung pasar, begitupun sebaliknya. Oleh sebab itu, Wali Kota mengajak semua elemen agar berkolaborasi supaya pelaksanaan percepatan pembangunan dapat berjalan dengan baik dan sukses.

Selain itu, Walikota juga meminta agar para pelaku usaha melakukan evaluasi, perbaikan dan penyempurnaan sehingga pelaksanaan pembangunan berjalan optimal. Hal itu didasarkan atas hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah daerah pada penyelenggaraan dan pengadaan barang jasa pada tahun 2016 hingga 2018.

Ditambahkannya, dari hasil evaluasi tersebut, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan. Diantaranya, penyedia tidak mampu melaksanakan kontrak dengan baik, kualitas dan kuantitas hasil tidak optimal, pengalihan pekerjaan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan serta adanya pemalsuan dokumen dan persekongkolan dalam praktik kompetisi pengadaan. Oleh karena itu, Wali Kota berharap agar pelaksanaan pengadaan struktur maupun non struktur kedepannya berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPBJ Setda Kota Sukabumi, Dr. H. Fahrurraji, Amd.LLAJ, S.IP., M.Si., mengatakan, kegiatan sosialisasi ini berkaitan dengan dikeluarkannya peraturan pengadaan barang jasa pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) nomor 16 tahun 2018 yang diundangkan sejak 22 Maret 2018 yang memuat aturan baru perihal pengadaan barang jasa. Seperti tugas dan tangggung jawab, pelaku pengadaan barang jasa, serta sistem pengadaan barang jasa.

Dikatakannya, maksud dan tujuan kegiatan ini diharapkan agar para pelaku usaha dapat mengetahui dan memahami gambaran awal mengenai Perpres yang baru tersebut. Selain itu juga untuk menjadi stimulan awal bagi pelaku usaha dalam mempelajari aturan tersebut, sehingga para pelaku usaha siap dan taat untuk menjadi  penyedia barang dan jasa pemerintah.

Leave a Reply