TAHUN 2018 INVESTASI DI KOTA SUKABUMI MELEBIHI TARGET

Reporter : KHAERU SOBRI

Redaktur/Editor : RATNA NURSEHA

Investasi di Kota Sukabumi semakin bergairah dibawah kepemimpinan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri S Hamami. Hal tersebut dibuktikan dengan pencapaian nilai investasi  tahun 2018 yang melampaui target.

Kepala Bidang Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, Endang Toib, saat ditemui  di ruang kerjanya, Rabu, 20 Februari 2019  menuturkan, pada tahun 2018, dari target investasi dalam negeri senilai 137 Milyar rupiah, realisasinya mencapai 246,6 Milyar rupiah atau  melebihi target. Sedangkan untuk investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dari target 9 Milyar rupiah, realisasinya mencapai 15 Milyar rupiah.

Ditambahkan pula, target investasi pada tahun 2019 adalah sebesar 160 Milyar rupiah. Pencapaian target tersebut belum bisa diperkirakan lantaran  Kota Sukabumi terkendala keterbatasan kawasan atau zonasi tata ruang. Apabila kawasan lahan masih luas maka pencapaian target bisa diprediksi. Namun tidak menutup kemungkinan apabila kondisi perekonomian kondusif maka  bisa menarik investor sehingga bisa melebihi target seperti pencapaian pada tahun lalu.

Dijelaskan pula, adapun bidang investasi  yang dominan  di Kota Sukabumi yaitu bidang perdagangan dan  jasa serta properti.  Hingga saat ini investor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terutama dari Sukabumi masih mendominasi, sedangkan untuk investor asing atau PMA hanya pada bidang properti, seperti kantor pusat perdagangan dan jasa bidang sumber daya alam batubara.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini percepatan pembangunan infrastruktur tengah digalakkan baik pemerintah pusat maupun daerah seperti percepatan pembangunan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan double track kereta Api.  Meskipun pengerjaannya belum sampai hingga kota Sukabumi, akan tetapi percepatan pembangunan tersebut akan mengundang para investor baik dalam dan luar Sukabumi sehingga berpengaruh pada peningkatan sektor penanaman modal.

Leave a Reply